Polisi Tembak Napi Asimilasi karena Terlibat Aksi Begal

Polisi Tembak Napi Asimilasi karena Terlibat Aksi Begal

Jumat, 08 Mei 2020, 21:41
Napi asimilasi ditembak polisi setelah  beraksi lagi. (foto ist)

Rakyatterkini, Padang - Polisi terpaksa menembak kaki YA, (22) narapidana asimilasi Covid-19 yang kembali ditangkap pada Kamis (7/5) malam pukul 22.00 WIB di Depan SPBU Sawahan, Kecamatan Padang Timur.

Ia ditangkap karena merupakan otak dalam sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan serangkaian aksi pembegalan yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat. Informasinya, YA merupakan napi asimiliasi dari Lapas Kelas II A Padang.

"Terpaksa (pelaku) kami tembak lantaran berupaya melarikan diri dan mengetahui dirinya sudah dikepung polisi," kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Jumat (8/5).

Rico mengatakan, selain menangkap YA, pihaknya juga meringkus empat pelaku lainnya, masing-masing berinisial MYP (20), RF (22), AP (19) dan RM (22). Ia mengatakan, MYP ikut ditangkap bersamaan dengan YA di Sawahan.

"Sementara untuk ketiga nama lainnya kami amankan di kawasan Purus, Kecamatan Padang Barat hasil pengakuan dari dua orang pertama yang kami tangkap," katanya.

Hasil penyelidikan polisi, YA dan MYP mengaku telah mencuri sepeda motor merek Suzuki Satria FU di wilayah Padang Barat dan dirinya mengaku juga melakukan aksi pembegalan terhadap pengendara di kawasan Alai, Kecamatan Padang Utara.

"Pelaku tidak beraksi berdua saja, mereka juga mengajak ketiga rekannya melakukan aksi tersebut. Cara yang mereka gunakan adalah memepet kendaraan yang dikemudikan korban sembari mengancam menggunakan samurai," kata Rico.

Saat ini kelima pelaku telah meringkuk di sel tahanan Mapolresta Padang. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa sebilah senjata tajam jenis Samurai dan tiga unit sepeda motor merek Suzuki FU serta Honda Vario dan Scoopy yang diduga digunakan pelaku dalam beraksi yang diduga juga hasil curian. (mdl)

TerPopuler