Penertiban PSBB, Kapolres Payakumbuh: 197 Pelanggar Diamankan

Penertiban PSBB, Kapolres Payakumbuh: 197 Pelanggar Diamankan

Selasa, 12 Mei 2020, 09:58
Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan. (foto ist)

Payakumbuh, Rakyatterkini - Selama 4 hari berturut-turut dilakukannya patroli Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Payakumbuh, ratusan orang pelanggar telah diamankan tim Gugus Tugas Perceatan Penanganan Covid-19.

“197 pelanggar telah kita amankan,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, S.Ik, Senin (11/5) malam.

Penertiban yang terus digencarkan itu, dilakukan untuk meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap aturan PSBB, terutama protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19.

Dikatakan Kapolres, selama 4 hari berturut-turut ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres, Satpol PP, Kodim 0306/50 Kota, Den Zipur 2/PS dan Yonif 131/BRS dibagi beberapa kelompok bergerak dengan sistem hunting pada malam dan siang hari.

Sementara, Kabag Ops Polres Payakumbuh Kompol Bresman Simanjuntak SH menjelaskan, selama 4 hari itu dimulai sejak Jumat (8/5) sampai dengan Senin (11/5).

Ia menyebutkan, pada Jumat malam (8/4) yang lalu telah dilakukan penindakan kepada 61 orang pelanggar. Kemudian Sabtu malam (9/4) penindakan dilakukan kepada 50 orang pelanggar. Pada hari Minggu malamnya (10/4) penindakan dilakukan kepada 49 pelanggar, kemudian Senin sore (11/5) kembali dilakukan penindakan terhadap 37 orang pelanggar.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda didampingi Kasatpol PP Kota Payakumbuh saat memimpin apel penertiban pada Senin Sore (11/5) mengatakan, selama penertiban yang telah berlangsung beberapa hari ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Sekda juga menyampaikan himbauan Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi agar warga selalu mematuhi aturan dalam PSBB, karena saat ini kondisi Payakumbuh sedang tidak baik-baik saja dari Covid-19 setelah ada 13 kasus positif di kota ini.

Hal yang sama juga didengar oleh Kasatpol PP Kota Payakumbuh, Devitra terkait respon positif dari sebagian besar tokoh masyarakat terkait penertiban tersebut. Serta harapan agar penertiban tersebut dapat dilakukan secara konsisten.

Sementara, Kapolres Paykumbuh AKBP Dony Setiawan menyebutkan, berdasarkan hasil evaluasi penertiban hari pertama, kedua, dan ketiga telah terjadi perubahan. Ini terlihat dari mulai banyaknya warga yang sudah mulai disiplin memakai masker saat keluar rumah.

“Hasil pantauan di lapangan dan di media sosial, penertiban PSBB ini diapresiasi masyarakat dan mendapat respon positif. Karena ada tindakan tegas dengan orang yang masa bodoh, orang yang tidak peduli, dan menganggap enteng wabah Covid-19,” tambah Kapolres.

Kapolres menjelaskan, terhadap pelaku yang diamankan di Polres atau Polsek jajaran, selanjutnya dilakukan pemeriksaan dengan sangkaan tindak pidana di bidang kekarantinaan sebagaimana diatur dalam pasal 93 Jo Pasal 15 ayat 2 huruf b, UU RI No.6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dengan ancaman penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak 100 juta rupiah. (gp)

TerPopuler