Nelayan Diimbau Tidak Menggunakan Alat Tangkap Ikan yang Dilarang

Nelayan Diimbau Tidak Menggunakan Alat Tangkap Ikan yang Dilarang

Sabtu, 09 Mei 2020, 14:43
Alat tangkap ikan yang dilarang pemerintah.

Padang, Rakyatterkini - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat mengharapkan pada nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap yang bisa merusak lingkungan laut.

"Kita imbau nelayan tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang, "ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri, pada rakyatterkini, beberapa waktu lalu.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus menjaga laut dan sumber daya alamnya dengan terus melakukan pelarangan penggunaan alat tangkap ikan yang dapat merusak lingkungan, seperti pukat harimau dan lainnya.

Kebijakan tersebut harus dijalankan, guna menerapkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/2015

Selain itu, DKP juga mendata seluruh pelaku usaha kelautan dan perikanan serta nelayan, sehingga semua pelaku mendapatkan identitas usaha. Ini berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 39/2017.

Dalam pelaksanaan di lapangan, DPK juga telah melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya mengunakan pukat harimau dan lainnya. Selain merusak lingkungan laut, pukat itu juga merusak perkembangan biak ikan. (hms-sumbar)

TerPopuler