Hasil Swab 100 Pegawai Puskesmas Lubuk Basung, Hanya Satu yang Positif

Hasil Swab 100 Pegawai Puskesmas Lubuk Basung, Hanya Satu yang Positif

Senin, 11 Mei 2020, 16:57
Tim Covid-19 Agam. (foto ist)

Agam, Rakyatterkini.com - 100 sampel swab yang diambil di Puskesmas Lubuk Basung hasil tracking dari “WM” selesai diperiksa di labor Unand Padang.

Dari hasil tersebut 1 orang dinyatakan positif Covid-19 “ BP”, dan telah diisolasi ke Karantina Sumatera Barat di Padang Pesi. Sementara 99 orang lagi dinyatakan negatif.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 (GTP2 Covid 19) Agam, Khasman Zaini, SE. MPA, Senin (11/5) di ruang kerjanya.

Dengan demikian, tentunya kita bersyukur dengan hasil sampel swab yang keluar itu, jadi diharapkan petugas di Puskesmas Lubuk Basung tidak perlu cemas lagi, namun dibalik itu kita tetap siaga penuh dalam memutus mata rantai Covid-19 ini".

lebih lanjut disampaikan Khasman Zaini, hasil sampel swab terhadap Petugas Puskesmas Tilatang Kamang, dan Biaro yang diambil berdasarkan tracking “ AG” juga telah keluar hasilnyapun negatif.

"Sementara ini kita masih menunggu penuntasan hasil swab terhadap petugas kesehatan Puskesmas Baso dan Lasi, semoga dalam waktu dekat ini hasilnya keluar" katanya lagi.

Dengan demikian 3 Puskesmas (Lubuk Basung, Tilatang Kamswab petugasnya, sudah dapat beroperasi kembali seperti biasa melayani para pasien. Jadi, semua pelayanan kembali dibuka seperti biasa.

Namun Puskesmas Baso, diperkirakan masih melaksanakan Pelayanan Terbatas sampai dua hari ke depan sambil menunggu hasil swab petugasnya keluar secara tuntas.

Sementara itu Puskesmas Lasi untuk sementara waktu menunggu hasil swabnya keluar ditutup dan pelayanan dialihkan ke Puskesmas terdekat.

Pelaksanaan pelayanan terbatas yang dilaksanakan oleh beberapa Puskesmas yang anggotanya terpapar Covid-19 beberapa hari yang lalu, hanya difokuskan untuk melayani pasien yang betul –betul mendesak untuk dilayani, seperti kecelakaan, melahirkan dan kondisi darurat lainnya.
Pelayanan dilaksanakan di UGD masing masing.

Khasman Zaini mengatakan yang harus lebih diperhatikan bagi para petugas kesehatan yang bertugas wajib dilengkapi dengan APD Level 3. hal ini harus lebih diperhatikan demi keselamatan para petugas itu sendiri dan orang di sekitarnya.

"Kami sampaikan kepada masyarakat sekitarnya, kita tidak menutup total pelayanan puskesmas namun hanya membatasi saja. Langkah ini perlu diambil untuk menjaga supaya tidak terjadi penularan Covid-19 di Puskesmas yang anggotanya terpapar positif Covid-19, kita wajib saling menjaga, "kata Khasman. (VN)

TerPopuler