BLT Kabupaten Agam Mulai Disalurkan pada 32.733 KK -->

BLT Kabupaten Agam Mulai Disalurkan pada 32.733 KK

Kamis, 28 Mei 2020, 16:51
Bupati Agam, Indra Catri serahkan bantuan. (foto ist)

Agam, Rakyatterkini.com - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kabupaten Agam telah mulai disalurkan Rabu (27/5) kepada 32.733 kepala keluarga (KK), atau sekitar 22 % dari seluruh kepala keluarga  di Kabupaten Agam. 

BLT ini diberikan sebesar Rp600.000,-  kepada masing–masing kepala keluarga yang dinilai  layak menerimanya, dan direncanakan akan disalurkan selama tiga bulan ke depan.

Demikian dikatakan Khasman Zaini kepada rakyatterkini.com Kamis (28/5) diruang kerjanya. "Bantuan tersebut diberikan kepada yang layak menerimanya sesuai dengan data yang ada, diusahakan dalam waktu dekat tuntas, "katanya Khasman.

Lebih lanjut dijelaskannya pada bulan pertama menghadapi pendemi covid19 Kabupaten Agam sudah menyalurkan bantuan lainnya berupa  beras, sayur, garam dan buah-buahan.  Bantuan ini berkisar sekitar 28 % KK yang terdaftar dalam DTKS dengan memanfaatkan dana APBD Kabupaten Agam.

Seiring dengan hal tersebut juga disalurkan bantuan untuk masyarakat terkena dampak covid 19 lainnya, diantaranya: Mubaligh, Guru Mengaji, Guru TPA/MDA, Garin Mesjid, Guru Honor dan Operator Sekolah, Jaga Sekolah, Penggiat Wisata, Pelaku seni dan Budaya, wartawan, dan Pegawai THL  sebanyak 9.849 Orang.

Tercatat juga bantuan yang diberikan oleh para Donatur dan Pihak Ketiga seperti Organisasi Perantau masing masing Nagari, Ikatan Alumni Sekolah,  Perusahaan dan dontur lainnya yang penyebarannya dilakukan sesuai dengan aspirasi para donatur itu.

Menurutnya, pada bulan kedua Pendemi Covid19 Pemerintah Kabupaten Agam  menyalurkan bantuan tahap kedua yaitu berupa Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) yang berkisar sekitar 65 % dari jmlah KK. 

Yang mana bantuan itu berasal dari PKH  Kemensos  sekitar 13 % dari jumlah KK, BST  dari Kemensos  sekitar  14 % dari jumlah KK, BLT dari provinsi  sekitar  7 %  dari jumlah KK,.

BLT Dana Desa/Nagari  sekitar  8  % dari jumlah KK,BLT Kabupaten Agam sekitar  22,2 % dari jumlah KK dan donatur/pihak ketiga   sekitar  1, % dari jumlah KK.                               

Dijelaskan Khasman, selain  bantuan yang berasal dari BLT Kabupaten, menjelang Idul Fitri kemaren seluruh jenis bantuan  telah rampung disalurkan dengan rincian PKH Kemensos  sekitar  13 % dari jumlah KK,.

BST Kemensos sekitar  12  % dari jumlah KK selasai disalurkan sesuai tahapan dari pusat, BLT Provinsi sekitar  7 % dari jumlah KK juga telah rampung disalurkan.

Demikian juga dengan BLT dari Dana Desa sekitar  8 % dari jumlah KK, dan  Bantuan dari Pihak Ke 3  sekitar 1 %  dari jumlah KK masih berlanjut pendistribusiannya.

Dengan demikian tercatat sudah 41 % dari total dana yang akan disalurkan (43 %) dari jumlah KK. Sisanya,  sekitar 2 % akan tuntas disalurkan  sampai akhir bulan Mei 2020 ini.

Khasman mengatakan, untuk BLT Kabupaten ini, dimulai penyalurannya  Rabu (27/5) dan  akan rampung pada Minggu Pertama bulan Juni mendatang.

Disisi lain, penyaluran  BLT Kabupaten sengaja dilakukan pada saat terakhir, hal itu dilakukan berdasarkan bebarapa pertimbangan diantaranya Menggenapi  sasaran BLT yang lainnya, Menutup  pengurangan sasaran akibat perobahan regulasi dari BLT yang ada dan  Menampung sasaran baru yang  dinilai berhak mendapat bantuan namun belum terdata oleh Tim survey Pemerinah Nagari.

Demikian dikatakan Bupati Agam Dr. Indra Catri saat penyerahan BLT Kabupaten Agam di Nagari pasie Laweh Kecamatan Palupuah, Rabu (27/5).

Indra Catri menjelaskan, Kabupaten Agam sengaja merubah salah satu jenis  bantuan Beras dan Sembako yang diberikan pada bulan Pertama menjadi BLT pada Bulan kedua ini  dalam rangka melengkapi pemberian bantuan terhadap masyarakat yang terdampak covid 19 di Kabupaten Agam, khususnya  yang  belum terakomodir  dalam 5 jenis BLT terdahulu.

“ Kita sengaja menyalurkan BLT Kabupaten pada saat terakhir, dengan beberapa pertimbangan, diantaranya untuk menggenapi sasaran BLT yang lainnya, menutup pengurangan sasaran akibat perobahan regulasi dari BLT yang ada dan untuk menampung sasaran baru yang dinilai berhak mendapat bantuan namun belum terdata oleh tim survey Pemerintah Nagari,” jelas Indra Catri.

BLT Kabupaten ini diharapkan dapat menggenapi sekaligus menuntaskan pemberian bantuan kepada masyarakat yang betul-betul berhak mendapatkannya, yang sudah diputuskan oleh Pemerintahan Nagari melalui Musyawarah Nagari Khusus.

Lebih lanjut Indra Catri meminta kepada seluruh aparatur terkait di jajaran Pemerintah Kabupaten Agam sampai Ke Nagari agar betul-betul menuntaskan pemberian bantuan ini secara transparan. Hal ini dibuktikan dengan pemasangan stiker sesuai dengan jenis bantuannya.

"Saya melihat masih banyak rumah masyarakat penerima bantuan yang belum dipasang stiker sesuai dengan jenis bantuannya. Kepada seluruh masyarakat diminta bersabar menunggu gilirannya, tidak perlu ribut-ribut,  tidak boleh curang, hindari fitnah, hindari ghibah, jan basiarak, tetap dirumah sajo. semoga corona ini cepat tuntas di Kabupaten Agam,” harap Indra Catri. (VN)

TerPopuler