Bantuan BLT untuk Kecamatan Sutera Mulai Cair Besok

Bantuan BLT untuk Kecamatan Sutera Mulai Cair Besok

Rabu, 06 Mei 2020, 15:17
Camat Sutera bersama para wali nagari. (foto ist)

Painan, Rakyatterkini — Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa mulai bisa dicairkan. Validasi data menjadi perhatian agar tidak terjadi pemberian bantuan yang tumpang tindih, bahkan salah sasaran.

"Mulai besok, BLT sudah cair. Saya minta wali nagari, baik itu kepala kampung maupun staf nagari, untuk mempermudah pencairan dan penyaluran BLT. Tidak ada usaha untuk mempersulit karena ini untuk urusan kemanusiaan,” ujar Camat Sutera, Fachruddin, kepada Rakyatterkini com, Rabu (6/5/2020).

Pencairan dana BLT ini untuk sementara hanya untuk tujuh nagari di Kecamatan Sutera yang lain nya akan menyusul terang camat sutera.

Gantiang Mudiak Utara Surantih Langgai, Koto Nan Tigo Selatan Surantiah, Koto Nan Tigo Utara Surantiah, Aur Duri Surantiah, Rawang Gunung Malelo, Lansano Taratak, Koto Taratak. Lima nagari lain menyusul berapa hari lagi.

Penggunaan dana desa untuk penyaluran BLT diatur dalam Permendesa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 yang merupakan revisi Permendesa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

Kemendes PDTT memperkirakan, BLT yang dialokasikan untuk 74.953 desa di seluruh Indonesia mencapai R 22,4 triliun. Adapun pagu dana desa tahun ini sebesar Rp72 triliun.

Dalam peraturan tersebut, untuk pagu dana desa kurang dari Rp800 juta, alokasi BLT ditetapkan 25 persen dari dana desa. Sementara untuk pagu Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar, maka alokasi BLT sebesar 30 persen. Adapun pagu dana desa di atas Rp1,2 miliar, alokasinya ditetapkan 35 persen.

Dimungkinkan pula alokasi dana desa bisa dikembangkan lebih dari batas 35 persen apabila kondisi desa tersebut benar-benar membutuhkan. Syaratnya harus ada persetujuan bupati atau Camat. Ini untuk meyakinkan betul bahwa data yang ada benar-benar valid dan membutuhkan,” kata Facruddin.

Basis data penerima BLT dilakukan di tingkat nagari yang bersangkutan. Pencatatan atau penyusunan data penerima BLT disyaratkan dilakukan oleh tiga orang dari kepala kampung yang sama. Hal ini untuk memperoleh data yang akurat bahwa masyarakat tersebut benar-benar layak dibantu menerima BLT.

"Saya instruksikan penyaluran bansos khusus dilakukan sesegera mungkin. Tak kalah penting, bansos khusus harus tepat sasaran, diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin. Mekanisme penyaluran harus sederhana dan praktis, tak berbelit-belit,” kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. (baron)

TerPopuler