Bantu Ekonomi Warga, BPJAMSOSTEK Bantu 500 Paket Sembako

Bantu Ekonomi Warga, BPJAMSOSTEK Bantu 500 Paket Sembako

Selasa, 19 Mei 2020, 21:58
BPJS Ketenagakerjaan serahkan 500 paket sembako. (foto ist)

Raja Ampat, Rakyatterkini - Untuk membantu kebutuhan ekonomi akibat dampak Covid-19. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyerahkan bantuan 500 paket sembako kepada Pemda Raja Ampat.

Bantuan sembako berupa beras sebanyak 2,5 Ton, gula pasir 500 Kg, minyak kelapa 500 Liter, supermi dan daun teh. 

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Raja Ampat, Ingrid Loury Latukonsina mengatakan, bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian dan empati kepada masyarakat kota Waisai yang terdampak Covid-19.

Semenjak adanya wabah Covid semua perusahan atau badan usaha yang menutupi usahanya, sehingga terpaksa banyak karyawan yang di PHK dan ada juga yang di rumahkan. Tentunya hal ini mempengaruhi perekonomian dalam masing-masing keluarga.

"Dengan itu kami hadir dengan kepedulian dan disitu kita lihat ini lain dengan program yang ada di Pemda, karena Pemda juga menyalurkan bantuan melalui Disperindag dan kami juga ingin berpartisipasi dalam hal tersebut sebagai wujud empati. Jadi kami tidak hanya ingin menjadi penonton," ujarnya.

"Penyerahan ini melalui Pemda agar tidak terjadi tumpang tindi dalam hal penyalurannya. Maka dengan bantuan ini dirinya berharapan masyarakat sedikit terbantu untuk kebutuhan pokok sehari-hari," sambung Ingrid.

Ketika disinggung iuran untuk masyarakat Raja Ampat yang mendaftar BPJAMSOSTEK, Ingrid Loury menyelaskan, ada beberapa stegmen untuk upah Penerima Bantuan Iuran (PBI). Untuk masyarakat Pemda melalui Perda sudah mengkaver perlindungan masyarakat rentan.

PBI untuk masyarakat rentan yang langsung dari Pemda di tahun 2019 sekitar 15 ribu dan rencananya Pemda akan menambah di tahun 2020 ini menjadi 20 ribu. Namun sampai sekarang penambahannya belum bisa direalisasikan.

"Mungkin karena masih sibuk dengan kondisi Covid saat ini. Jadi sampai saat ini masih 15 ribu, belum ada penambahan, khusus untuk bagi masyarakat rentan." (Ijal)

TerPopuler