Wakil Gubernur Nasrul Abit: 'Kita Minta Data Kebutuhan Ril APD ke IDI' -->

Wakil Gubernur Nasrul Abit: 'Kita Minta Data Kebutuhan Ril APD ke IDI'

Kamis, 09 April 2020, 21:30
Wakil Gubernur Nasrul Abit. (foto humas)

Padang, Rakyatterkini - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menuturkan tenaga surveilance dan tenaga medis setiap kabupaten kota haruslah memeriksa setiap orang yang masuk ke wilayah Sumbar.

"Mereka harus diperiksa dengan SOP kemenkes. Dicatat setiap perkembangannya selama isolasi mandiri 14 hari. Apabila ada yang positif segera dirujuk ke rumah sakit dengan melakukan pemeriksaan swap dua kali," tegas Nasrul Abit, dalam rapat koordinasi di aula kantor gubernur, Rabu (8/4/2020).

Dikatakan, Pemerintah Sumbar telah menyiapkan sembilan lokasi sebagai tempat karantina para perantau yang baru pulang untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Untuk langkah itu Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona (PPVC) setempat sudah menyediakan posko di daerah perbatasan untuk memeriksa suhu tubuh perantau menggunakan thermogun dan kendaraan disemprot disinfektan.

Terkait dengan APD, Sumbar telah menerima bantuan sebanyak 7.000 set dan masker sebanyak 35.000 buah dari BNPB Pusat, yang rencananya akan disalurkan ke rumah sakit rujukan.

"Bantuan tersebut, sesuai arahan pak Gubernur selaku ketua Satgas, akan segera kita distribusikan secara proporsional untuk rumah sakit daerah di 19 kabupaten kota termasuk rumah sakit rujukan semuanya ada 24 rumah sakit sesuai dengan jumlah tempat tidur," jelasnya

Menurut Nasrul Abit, dengan adanya tambahan APD ini, diharapkan bisa membantu petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan virus Corona.

"Dengan ini kita sudah memiliki stock APD yang sesuai dengan standar khusus untuk petugas medis. Sementara APD yang diproduksi UMKM kita gunakan untuk petugas dilapangan," tuturnya.

Disamping itu, Nasrul Abit meminta data kebutuhan ril penanganan Covid-19 kepada IDI. Mulai dari APD, masker, fentilator dan lain-lain.

"Kita berharap, hari ini melalui IDI, didapat data ril semua kebutuhan peralatan kesehatan untuk penanganan Covid-19 sampai tuntas untuk empat bulan kedepan. Kalau telah ada data kebutuhan yang jelas, mulai dari sekarang kita berupaya melakukan pengadaannya" ungkap Nasrul Abit. (rel/gp)

TerPopuler