Pemkab Agam Serahkan Bantuan pada Paguyuban Jawa, Sunda dan Madura -->

Pemkab Agam Serahkan Bantuan pada Paguyuban Jawa, Sunda dan Madura

Rabu, 08 April 2020, 22:05
 Wakil Bupati Agam,Trinda Farhan Satria menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Paguyuban, Jawa, Madura dan Sunda, Rabu (8/4) di Masjid Nurul Falah Lubuk Basung, Agam. (foto ist)

Lubuk Basung, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Agam kembali menyerahkan bantuan kepada masyarakat, bukan saja masyarakat Agam tapi juga kepada Paguyuban, Jawa, Sunda dan Madura yang tinggal di Agam.

Ini sebagai langkah serius antisipasi dampak wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di daerah tersebut.

Secara simbolis bantuan itu diserahkan Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria dan Ketua DPRD Agam, Novi Irwan, di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung, Rabu (8/4).

Tidak hanya itu, bantuan yang berupa beras, garam dan sayuran ini juga disalurkan kepada kelompok pedagang keliling. Untuk jumlah penerima secara keseluruha n saat ini sedang dilakukan pendataan oleh tim.

Trinda Farhan Satria mengatakankan, wabah Covid-19 ini merupakan masalah bersama, bahkan bisa dikatakan hampir seluruh negara mengalaminya. Maka salah satu bentuk pelayanan dan tanggungjawab pemerintah kepada masyarakatnya adalah dengan memberikan bantuan.

"Di samping bantuan yang telah disalurkan, tentu kita juga tidak melupakan saudara dari paguyuban Jawa, Sunda, Madura dan lainnya yang mencari kehidupan di Agam, "ujarnya.

Disebutkan, mereka juga merasakan bagaimana sulitnya kehidupan sebagai akibat dampak wabah ini, seperti yang dialami warga Agam diberbagai daerah di Indonesia bahkan negara lain.

Terkait hal ini, Trinda Farhan menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pemerintah daerah di Indonesia, yang juga membantu warga Agam di daerahnya.

Ketua Paguyuban Jawa Setia, Imam Safe’i mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Agam atas perhatian yang diberikan kepada paguyuban Jawa, Sunda dan Madura yang bernaung di Agam.
“Paguyuban di bawah naungan Jawa Setia di Kecamatan Lubuk Basung.

Sebanyak 210 KK dengan rincian Jawa 150 KK, Sunda 30 KK dan Madura 30 KK. Sedangkan di tingkat kabupaten kita akan coba mendatanya,” kata Imam mengakhiri. (VN)

TerPopuler