Langkah Antisipasi Pandemi Covid-19, Pemda Raja Ampat Lakukan Rapid Test -->

Langkah Antisipasi Pandemi Covid-19, Pemda Raja Ampat Lakukan Rapid Test

Kamis, 02 April 2020, 20:46
Pemkab Raja Ampat Periksa suhu ASN. (foto Rijali)

Raja Ampat, Rakyatterkini - Sebagai upaya untuk menekan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat melakukan Rapid Test di halaman apel kantor Bupati Raja Ampat, Kamis (2/4/2020) sore tadi.

Kegiatan Rapid Test di pantau langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat.

Sekretaris Daerah (Setda) Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, M.Si mengingatkan, kepada seluruh ASN wajib mengikuti Rapid test Covid 19. Rapid test ini bertujuan untuk memastikan kesehatan diri dan kesehatan orang lain.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pencegahan corona di Raja Ampat, sehingga di harapkan kepada sekuruh ASN dan Honorer untuk mengikutinya," pintanya.

"Kegiatan ini akan dilakukan setiap minggu, jadi wajib untuk terus mengikuti agar memastikan kesehatan kita," sambung Setda.

Selain itu kata Setda, Bukan hanya melakukan Rapid test, tetapi juga memantau kehadiran ASN dan Honorer, jangan sampai ada yang memanfaatkan momen ini untuk keluar daerah.

"Jika ada temuan pegawai yang tidak hadir apalagi berada diluar daerah Raja Ampat, maka akan diberikan sangsi tegas," ucap Setda.

Lanjutnya, Pemerintah Daerah telah mengeluarkan surat edaran prosedur kerja ASN selama masa darurat Covid 19 yang mengintruksikan seluruh pegawai bekerja di rumah

"Selain bekerja di rumah ASN juga dilarang melakukan perjalanan dinas diluar daerah," ungkapnya.

Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu, Immunoglobulin G (IgG) dan Immunoglobulin M (IgM) yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.

Dengan kata lain. Bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Namun, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Rapid Test hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau COVID-1. (Ijal)

TerPopuler