Ibu Rumah Tangga di Lubuk Sikaping, Nyaris Menjadi Korban Hipnotis

Ibu Rumah Tangga di Lubuk Sikaping, Nyaris Menjadi Korban Hipnotis

Jumat, 03 April 2020, 18:01
Ilustrasi.

Pasaman, Rakyatterkini - Dewi, ibu rumah tangga di Perumahan Nasional (Perumnas) Beringin Indah, Nagari Tj.  Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping hampir saja kehilangan gelang dan perhiasan emas lainnya oleh pelaku kejahatan jenis hipnotis/pukau di depan rumahnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada saat Dewi duduk santai sambil menunggu pembeli yang datang ke warung kecil-kecilan di depan rumahnya, Rabu (1/4/2020).

Dewi menceritakan, pada saat itu, tiba-tiba saja di depan warungnya berhenti sepeda motor yang dikendarai lelaki dengan helm tertutup membonceng seorang perempuan bertubuh gemuk, sambil menanyakan pemilik perhiasan emas yang ada di komplek tersebut kepadanya, lalu ia menyebut nama beberapa orang tetangganya yang ia perkirakan memiliki emas, namun setelahnya ia sudah tak ingat apa-apa lagi".

Syukurnya, tak lama berselang ia mendengar anak perempuannya datang memanggil-manggil hingga  menyadarkannya. Dalam keadaan masih tertegun dan linglung sepasang pelaku yang coba menghipnotisnya tersebut langsung bergegas pergi.

Pada saat itu Dewi menyadari bahwa ia baru saja terkena pengaruh hipnotis. Dengan kesadaran yang belum pulih sepenuhnya, ia memeriksa gelang dan kalung emas yang ia kenakan, "Alhamdulillah semua masih lengkap",  ucapnya.

Kejadian itu langsung ia ceritakan kepada Febri, salah seorang pemuda anak tetangganya yang kebetulan tak jauh dari tempat kejadian. Dengan gerak cepat Febri langsung mengejar pelaku dengan sepeda motornya.

"Awalnya posisi sepeda motor saya sempat berdekatan dengan pelaku, namun saya hanya sempat meludahi pelaku karena perempuan yang diboncengi pelaku memukulkan helmnya kepada saya", ucap Febri.

Begitu pula tenaga sepeda motor yang kendarai Febri jauh tertinggal dengan  kecepatan sepeda motor pelaku. "Ditambah lagi dalam aksi pengejaran tersebut saya kehabisan BBM saat memasuki areal Tugu Taman Makam Pahlawan", ungkapnya.

Febri juga mengatakan wajah mereka mirip sekali dengan wajah yang diduga pelaku aksi serupa di jl. Bhakti Ibu dengan kerugian puluhan juta beberapa waktu lalu, yang mana photonya sempat beredar di beberapa grup aplikasi What App, dan khabarnya didapat dari kamera CCTV salah seorang warga di TKP sebelumnya".

Ketua pemuda komplek perumnas Yeenni Brando didampingi Wakil Ketua Pemuda Jonni Sutrisno yang akrab di sapa John Jendral, terkejut saat beberapa pemuda perumnas melaporkan kejadian ini padanya.

Yeeni Brando berpesan agar semua warga memperhatikan gerak-gerik mencurigakan terhadap orang asing yang memasuki komplek tersebut.

"Mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama, serta saling menjaga keamanan agar pemukiman kita terhindar dari segala bentuk tindak kejahatan".

"Dan yang tak kalah pentingnya adalah  agar kita mentaati anjuran pemerintah dalam mencegah penularan pandemi Covid 19 di lingkungan kita, "tutup Yeenni Brando yang sekarang menjabat sebagai Kapolsek di Kecamatan Bonjol, bersebelahan dengan Kecamatan Lubuk Sikaping.  (St. M)  

TerPopuler