Batuk-batuk, Seorang Mahasiswa di Mentawai Dalam Penanganan Tim Kesehatan Covid-19 -->

Batuk-batuk, Seorang Mahasiswa di Mentawai Dalam Penanganan Tim Kesehatan Covid-19

Kamis, 09 April 2020, 21:20
Tim Penanganan Covid-19 membawa seorang pasien ke rumah sakit. (foto jaibi)

Mentawai, Rakyatterkini - Seorang mahasiswi warga Pogari, Desa Goisoonan, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini dalam penanganan petugas kesehatan khusus tim gugus tugas penanganan Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sebelumnya mahasiswi ini sudah menjadi ODP, setelah ia kembali daerah terjangkit dengan keluhan batuk sehingga diisolasikan di rumah selama 14 hari.

Sebelumnya sudah melakukan periksa kesehatan di rumah sakit, maka dia menjadi salah satu ODP sehingga kami masyarakat menjadi kawatir dan  hari ini datang tim gugus tugas melakukan penyemprotan di lingkungan Dusun Pogari.

Terduga menjadi status PDP, harapan ke depan masyarakat Desa Goisoonan mengikuti anjuran pemerintah dan tim Dinas Kesehatan cara menghindari  penularan virus yang bahaya ini, kata Hasan Basri, Rabu (8/4/2020), warga setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lamuddin Siregar mengatakan pemantauan sebagai ODP berakhir yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan dengan Rapid Test Anti Bodi di RSUD Mentawai dan hasilnya positif, sehingga hari ini naik statusnya menjadi PDP dan masih sementara

Sebagai pasien tentu harus mengikuti prosedur cek melalui rapid test positif belum tentu  positif terinfeksi Covid-19, maka untuk memastikan direncanakan untuk klarifikasi dengan Tes PCR (test swab lanjutnya) .

Rapid test ini adalah metode skrining awal dengan sample darah untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Rapid test hanyalah sebagai  skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa pasti infeksi virus Corona atau COVID-19.

Dikatakan, hasil rapid test  positif ini, janganlah membuat panik dulu. Antibodi yang terdeteksi pada rapid test bisa saja merupakan antibodi terhadap virus lain atau coronavirus jenis lain.

Untuk diketahui juga bahwa coronavirus memiliki 4 genus yaitu alfa, beta, gamma dan delta coronavirus dan yg menginfeksi manusia adalah genus alfa dan beta, ucap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Mentawai itu

Orang yang hasil rapid test-nya positif perlu melakukan pemeriksaan Swab bisa melalui lendir hidung atau tenggorok dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona.

"Tes PCR inilah nantinya yang akan memastikan apakah seseorang positif terinfeksi  Corona atau tidak, sehingga bisa ditetapkan sesuai hasil yang didapat dari cek Labor dan resmi "

Lahmuddin berharap semoga PDP ini hasil swabnya negatif dan wabah Covid 19 segera berakhir dan menghimbau warga agar tetap tidak panik. (jaibi)

TerPopuler