Tim Teknis RSUD Raja Ampat: Tak Semua Memiliki Kartu Kewaspadaan Itu ODP

Tim Teknis RSUD Raja Ampat: Tak Semua Memiliki Kartu Kewaspadaan Itu ODP

Jumat, 27 Maret 2020, 09:41
Tim teknis RSUD Raja Ampat, dr. Laura. (foto Ijal)

Raja Ampat, Rakyatterkini - Tim Teknis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Raja Ampat, dr. Laura pada sejumlah wartawan menerangkan, yang memiliki kartu kewaspadaan itu bagi orang yang melakukan kepergian dari daerah zona merah atau daerah terinfeksi COVID.

"Tidak semua orang yang memiliki kartu kewaspadaan itu adalah ODP", singkat Laura, Jumat (27/3/2020).

Ia menjelaskan, syarat ODP itu jika ada gejala seperti, demam, riwayat demam atau gangguan saluran pernafasan batuk pilek ringan atau gangguan nyeri telang dan disertai bepergian.

"Kartu kewaspadaan ini diberikan kepada orang yang bepergian, tentu ada faktor resiko. tapi jika tidak ada gejala demam, riwayat deman atau gejala infeksi saluran pernafasan bearti bukan ODP," tuturnya.

Perlu dipahami masyarakat, ODP itu bukan positif corona, tetapi perlu dipantau selama 14 hari baru dilihat apakah ada gejala-gejala yang memberat. Jika ada, maka harus dilakukan pemeriksaan tambahan.

Sejauh ini dari hasil pemeriksaan belum ada temuan pasien kategori PDP.

"Sekali lagi ODP itu bukan positif corona, jadi ODP itu akan dilakukan karantina di rumah masing-masing selama empat belas hari dan tetap dalam pantau tim medis," terangnya. (Ijal)

TerPopuler