Pintu Kantor Tertutup, DPC Demokrat Raja Ampat Belum Terima Pendaftaran Balon Kepala Daerah -->

Pintu Kantor Tertutup, DPC Demokrat Raja Ampat Belum Terima Pendaftaran Balon Kepala Daerah

Rabu, 18 Maret 2020, 15:30
Pintu kantor sekretariat DPC Demokrat Raja Ampat tertutup. (foto ist)

Raja Ampat, Rakyatterkini - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Raja Ampat hingga kini belum membuka pemdaftaran penjaringan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Raja Ampat pada pemilukada serentak 2020.

Balon Bupati Raja Ampat pada pemilukada 2020, Dr Artemas Mamrisaw, S.Sos., M.Si saat didampingi pasangan balon wakil bupati menjelaskan, kedatangan dirinya bersama pasangan bakal calon di sekretariat Demokrat dengan tujuan untuk menanyakan kapan membuka penjaringan bakal calon.

Tahapan penjaringan itu sudah ada pentunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat terkait pendaftaran bakal calon di setiap daerah, baik itu tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Tapi DPC partai Demokrat di Raja Ampat belum membuka pendaftaran penjaringan bakal calon," ucap Artemas di depan sekretariat Demokrat, Rabu (18/3/2020).

Artemas mengaku, berdasarkan petunjuk pelaksanaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Nomor : 02/JUKLAK/DPP.PD/I/2020 tentang persyaratan dan mekanisme pengajuan serta penetapan calon, pembukaan penjaringan bakal calon itu semenjak pada bulan Desember 2019 hingga Maret 2020.

"Dengan dasar itu kami mendatangi sekretariat Demokrat untuk mempertanyakan kapan waktu pembukaan penjaringan akan dibuka, namun terlihat pintu kantor sekretariat masih tertutup," akunya.

Meski belum dibuka, kata Artemas, dirinya bersama pasangan calon bupati, Kabori Mayalibit akan menunggu waktu pembukaan, karena mereka (pasangan Balon-red) akan mendaftar diri di partai Demokrat untuk mengikuti pesta demokrasi 2020 ini.

"Padahal waktu yang berikan sesuai dengan petunjuk nasional itukan dari bulan Desember sampai Maret, tapi pengurus Demokrat di Raja Ampat sampai hari ini belum menerima penjaringan bakal calon," kesal bakal calon itu.

Ia pun mengatakan, jika pengurus partai tidak membuka pendaftaran, maka akan menindaklajuti laporan ke pengurus Demokrat Provinsi hingga pengurus Pusat.

"Karena perekrutan bakal calon itu merupakan aturan organisasi partai dan sudah ada surat petunjuk dari pengurus pusat," terangnya.

Sementara bakal calon Wakil Bupati Raja Ampat, Kabori Mayalibit, ST menerangkan, partai politik ini sebagai sarana pendukung bakal calon dalam setiap pertarungan politik.

"Parpol ini kan milik semua orang, sehingga siapa saja berhak untuk mendaftar sebagai bakal calon, akan tetapi partai Demokrat di Raja Ampat terkesen menutupi ruang," ucapnya.

Ia pun mengaku, kedatangan pasang calon bupati dan wakil di sekertariat Demokrat bertujuan untuk menanyakan kapan akan dibuka pendaftaran bakal calon.

"Akan tetapi sekretariat sampai saat ini masih tertutup rapat, karena tujuan kami juga untuk mendaftarkan diri dan jika belum dibuka kami akan menunggu," tutup Kabori. (Ijal)

TerPopuler