Kapolri Keluarkan Maklumat, Polda Sumbar Ikuti Instruksi Pemerintah

Kapolri Keluarkan Maklumat, Polda Sumbar Ikuti Instruksi Pemerintah

Minggu, 22 Maret 2020, 11:35
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Satake Bayu. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Toni Harmanto mengintruksikan pada seluruh jajaran dan masyarakat sumbar, agar mengikuti arahan atau imbauan pemerintah, sekaitan penyabaran virus corona atau covid 19.

Instruksi kapolda itu, setelah keluarnya maklumat Kapolri, Irjen Pol. Idham Aziz, Sabtu (21/3/2020).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu membenarkan maklumat yang dikeluarkan orang nomor satu di Polri tersebut.

Maklumat yang dikeluarkan Kapolri, agar penyebaran virus tidak semakin meluas dan berkembang menjadi gangguan kamtibmas, kata Kombes Pol Satake Bayu.

Dikatakan, maklumat yang dikeluarkan Kapolri itu tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Maklumat tersebut berisikan, mempertimbangkan situasi nasional terkait dengan cepatnya penyebaran Covid-19, maka pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan secara baik, cepat dan tepat agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri selalu mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Supreme Lex Esto), dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat.

Ti mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri. Hindari, pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya yang sejenis.

Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga, olahraga, kesenian, dan jasa hiburan ditiadakan dulu.

Begitu juga unjuk rasa, pawai, dan karnaval serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat. Jika ada menemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (gp)

TerPopuler