DPRD Padang Minta Kepala Sekolah untuk Membatalkan Acara Perpisahan -->

DPRD Padang Minta Kepala Sekolah untuk Membatalkan Acara Perpisahan

Kamis, 26 Maret 2020, 12:30
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang, Mastilizal Aye. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye meminta kepala sekolah agar tidak melaksanakan acara perpisahan. Ini dalam rangka meminimalisir penyebaran covid 19 dan mewujudkan keselamatan pada anak.

Menurutnya perpisahan yang akan dilaksanakan oleh sekolah-sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK Negeri dan Swasta baik di lingkungan sekolah, luar sekolah dan gedung harus dibatalkan penyelenggaraannya, sebab UNBK, UASBN telah ditiadakan oleh pemerintah pusat.

"Ujian yang wajib saja ditiadakan pusat, tentu perpisahan juga harus ditiadakan pihak sekolah," ujarnya, Kamis (26/3).

Ia mengatakan, jika pihak sekolah telah memungut uang pada anak dalam acara perpisahan, kembalikan lagi dananya. Lalu, bila uangnya sudah dibayarkan untuk sewa gedung jika perpisahan dilakukan di gedung, pihak gedung diminta menyerahkan pada sekolah kembali, agar guru bisa mengembalikan pada siswanya.

Dikatakan Aye, saat ini pihaknya telah banyak menerima informasi melalui pesan WhatsApp dari guru-guru agar pelaksanaan perpisahan ditiadakan. Agar keamanan terwujud dan penyebaran virus corona tidak twrjadi nantinya. Namun ada beberapa sekolah yang bersekukuh menyelenggarakan perpisahan tersebut.

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry mengatakan tidak masalah dilaksanakan kegiatan perpisahan bagi anak, sebab ajang itu agenda terakhir bagi mereka sebelum anak meninggalkan sekolah. Namun, perpisahan jangan dikaitkan dengan dana baik itu kenang-kenangan dan uang lainnya.

Beberapa wali murid juga menyetujui perpisahan ditiadakan serta sudah ada pihak sekolah yang mengembalikan uangnya pada anak.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi membenarkan hal itu serta akan menyurati sekolah untuk tak melakukan perpisahan.

"Jika ada dana yang dipungut pada anak, maka pulangkan saja. Bila ditemukan sekolah yang menyelenggarakan perpisahan, kita akan panggil ke dinas," ujar mantan Kepala BKPSDM Padang ini. (gp)

TerPopuler