Cegah Kematian Ikan, DKP Imbau Pemilik Keramba Memperhatikan Musim

Cegah Kematian Ikan, DKP Imbau Pemilik Keramba Memperhatikan Musim

Senin, 23 Maret 2020, 13:15
Keramba Danau Maninjau. (foto net)

Padang, Rakyatterkini -  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat terus melakukan pembinaan dan mengingatkan pada petani keramba di selingkaran Danau Maninjau, Agam agar memperhatikan musim berkeramba.

Jika musim hujan dan badai beresiko tinggi, terjadinya kematian ikan. Ini selalu disosialisasikan dan diingatkan pada petani keramba di salingka Danau Maninjau.

"Pembinaan tetap, begitu juga sosialisasi dan mengingatkan nelayan jika musim hujan dan badai, beresiko terhadap kematian ikan, "ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri, pada rakyatterkini.com.

Untuk antisipasi agar kematian ikan keramba tidak terlalu tinggi, petani keramba bisa menjalankan usaha alternatif lain, seperti dengan budidaya ikan di kolam, sawah atau usaha pertanian lainnya.

Selain itu, diimbau pada pemilik keramba untuk bisa mengurangi keramba ikan, sehingga tidak terjadi kepadatan di kawasan danau. Selain itu, juga mengatur pola penyebaran bibit ikan di keramba masing-masing.

"Jika musim badai, jangan berkeramba untuk menghindari kematian ikan, "ujar Yosmeri.

Salah satu penyebab ribuan ikan di Danau Maninjau mati, karena keramba ikan milik nelayan begitu padat, mengakibatkan minimnya oksigen di permukaan air.

Selain itu, kematian ikan juga disebabkan tercemarnya air, karena limbah rumah tangga dan sisa pakan serta ampas kotoran ikan yang menumpuk di dasar danau. (hms-sumbar)

TerPopuler