Budidaya Ikan Kerapu Terus Dikembangkan di Pesisir Selatan -->

Budidaya Ikan Kerapu Terus Dikembangkan di Pesisir Selatan

Rabu, 25 Maret 2020, 18:30
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Budidaya ikan kerapu yang memiliki nilai ekspor terus dikembangkan di Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Usaha itu membutuhkan keseriuan agar bisa menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat nelayan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri, kepada rakyatterkini.com, Senin (23/3/2020) menuturkan budidaya ikan kerapu di Pesisir Selatan itu berjenis bebek, cantik dan cantrang.

"Budidayanya masih berlanjut, tidak ada halangan, hanya saja ekspornya untuk sementara dihentikan, "ujar Yosmeri.

Diakui, merebaknya virus corona di berbagai penjuru dunia itu, menjadi terhentinya ekspor ikan kerapu ke Hongkong, sebab tidak ada kapal yang menjemput ke Padang.

Selain itu, biasanya kapal untuk membawa ikan kerapu itu akan datang ke Padang, setelah produksi ekspor mencapai 20 ton, jika kurang kurang efisiensi.

"Itu yang menjadi kendala, sebab ekspor ikan kerapu bisa dilakukan setelah ada kapal yang menjempot ke Padang, "kata Yosmeri.

Budidaya ikan kerapu di Pesisir Selatan itu tersebar di wilayah perairan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Sungai Nipah, Kecamatan IV Jurai dan Perairan Sungai Bungin Kecamatan Batang Kapas.

Di tiga kecamatan itu, total jaring apung yang dikembangkan masyarakat nelayan sudah mencapai ratusan unit. Paling banyak terdapat di Sungai Nipah, disusul Mandeh dan Sungai Bungin. (hms-sumbar) 

TerPopuler