Antisipasi Corona, Bupati Klaten Pimpin Penyemprotan Disinfektan

Antisipasi Corona, Bupati Klaten Pimpin Penyemprotan Disinfektan

Kamis, 19 Maret 2020, 18:11
Bupati Klaten lakukan penyemprotan disinfektan. (foto istimewa)

Klaten, Rakyatterkini - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah terus berupaya melakukan langkah antisipatif terkait merebaknya Covid 19 atau yang lebih dikenal dengan virus corona.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah lokasi yang ada di Kabupaten Klaten.

Kegiatan dipimpin langsung Bupati Sri Mulyani di 10 lokasi layanan publik yang ada di Kabupaten Klaten, Kamis (19/3).

‎Aksi penyemprotan disinfektan diikuti ratusan relawan dari PMI, SAR, ORARI, Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kabupaten Klaten dan  dari organisasi relawan lainnya.

Penyemprotan diawali dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten, SMPN 2 Klaten, Puskesmas Klaten Tengah, Masjid Raya Klaten dan Alun-alun Klaten.

Sementara itu relawan ORARI dan Ubaloka dipimpin Ketua ORARI Klaten, Susilo Hari Putranto melakukan penyemprotan di berbagai lokasi seperti Gedung Dishub, Dinas Pendidikan, Disparbudpora dan Taman Gergunung.

Sedangkan relawan SAR dan PMI bersama relawan lain dipimpin Irfan Santoso melakukan penyemprotan disinfektan di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Klaten, Gereja Maria Asumta, SMKN 1 Klaten dan Gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten.

‎Bupati Sri Mulyani dalam kesempatan tersebut mengatakan,  tujuan penyemprotan cairan disinfektan adalah untuk pengendalian virus corona.

Bupati Sri Mulyani menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua relawan yang telah berperan secara aktif melakukan penyemprotan cairan antikuman dan antivirus di berbagai lokasi strategis di Klaten.

Bupati Sri Mulyani berharap dengan penyemprotan cairan antikuman di sejumlah lokasi strategis seperti Terminal Ir. Soekarno, Stasiun Klaten dan tempat layanan publik lainnya dapat terbebas dari virus yang membahayakan kesehatan manusia.

Ia berharap agar sekolah yang sudah dilakukan penyemprotan cairan antivirus kondisinya akan steril dari bakteri dan kuman.

Dengan demikian diharapkan setelah anak-anak masuk sekolah kondisi sekolah sudah steril dari bakteri dan kuman yang berbahaya sehingga semua warga termasuk anak sekolah di Klaten dapat hidup sehat. (cahyo)

TerPopuler