Anggota DPRD Mentawai Reses ke Daerah Pemilihan -->

Anggota DPRD Mentawai Reses ke Daerah Pemilihan

Rabu, 18 Maret 2020, 22:05
Stefanus Sabaggalet reses ke Dapil III. (foto jaibi)

Mentawai, Rakyatterkini - Anggota DPRD Mentawai melakukan kunjungan kerja di daerah pemilihan, menjemput aspirasi untuk dibahas pada sidang paripurna DPRD.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Stefanus Sabaggalet melakukan kunjungan ke Dapil III Desa Munte dan Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Selasa (17/3/2020).

Disela kunjungan tersebut, Stefanus menyoroti beberapa hal yang disampaikan masyarakat terutama terkait air bersih (Pamsimas), penerangan (PLN), batas Desa Munthe dengan Desa Muara Siberut, PKK, bedah rumah sekaligus kelompok tani.

Stefanus mengatakan, masyarakat menyampaikan masalah bedah rumah, dimana bedah rumah sekarang ini sedang berjalan dan ada beberapa warga yang belum mendapatkan bagian bedah rumah. Jadi kita memberikan solusinya masyarakat mempersiapkan proposal dan diajukan ke insatnsi terkait.

Diceritakan, Dinas Perumahan Kabupaten Kepulauan Mentawai kita berikan jadwalnya hingga bulan April 2020.

Banyak usulan-usulan dari masyarakat dalam kegiatan reses, Pamsimas memang sudah masuk tapi macet airnya tidak keluar jadi kita carikan solusinya. Kepada PUPR untuk menangani hal ini dengan cepat

Add caption

"Kita harapkan datang ke lokasi, agar jelas tindaklanjutnya, "ujar Stefanus.

Usulan terkait dengan PLN, empat dusun yakni, Malilimi, Taralago, Saratio belum sepenuhnya mendapatkan listrik.

Dusun yg belum mendapatkan aliran listrik dari PLN agar masyarakat mengajukan permohonan pemasangan aliran listrik melalui kantor wilayah supaya permohonan nanti ditindaklanjuti ke PLN provinsi.

"Kami dari DPRD akan mencoba mengontak  PLN provinsi, berikutnya tentang tower untuk lokasi kature itu sudah mendapatkan titik di Dusun Tiop, Sarausau dan Toloulaggok."

Kemudian, masalah pendidikan SMP dan SD, di Dusun Tiop maupun Dusun Sarausau menginginkan sekolah SMP juga dibangun di Munte, disebabkan anak didik sudah memenuhi kuota untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Masyarakat juga mengusulkan transportasi (kapal antar pulau), karena kapal antar pulau sekarang hanya sampai di Malilimok tidak sampai ke Tiop. (jaibi)

TerPopuler