Lokasi Heli MI 17 Jatuh pada Juni 2019 Lalu Ditemukan

Lokasi Heli MI 17 Jatuh pada Juni 2019 Lalu Ditemukan

Selasa, 11 Februari 2020, 08:19
Lokasi penemuan heli MI 17 yang jatuh pada Juni 2019. (foto ist)

Jayapura, Rakyatterkini - Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, menuturkan lokasi Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 telah ditemukan di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Jayapura.

Pangdam XVII/Cenderawasih bersama Bupati Pegunungan Bintang, Constan Oktemka dan Danrem 172/PWY, Kol. Inf Binsar Sianipar ikut langsung dalam penerbangan pencarian menggunakan Heli AS 350 B2 milik Demonim Air dan menemukan lokasi puing-puing heli, Senin ((10/2/2020) sekitar pukul 09.00 WIT.

"Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet", kata Pangdam. "Selanjutnya kita akan fokus untuk melakukan kegiatan evakuasi terhadap korban. Evakuasi harus dipersiapkan dengan matang mengingat lokasi puing berada di tebing dengan sudut hampir 90°", lanjut Mayjen TNI Herman Asaribab.

Pangdam XVII /Cenderawasih juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada bupati dan masyarakat Pegunungan Bintang serta unsur TNI - Polri atas partisipasinya sebagai pemberi informasi dan penunjuk jalan dan memberikan dukungan sehingga heli yg jatuh telah ditemukan saat ini.

"Mengingat lokasi tersebut masih dianggap sakral oleh masyarakat, kami juga mohon izin dan restu kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Distrik Oksop untuk mendukung kami dalam misi kemanusiaan, "ujar Pangdam.

Pihaknya akan melakukan evakuasi bagi para prajurit yang gugur dan menjadi korban dalam kecelakaan heli tersebut, tambah Mayjen TNI Herman saat bertemu dengan aparat Pemda dan tokoh masyarakat di aula Koramil Oksibil.

Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 dinyatakan hilang sejak 28 Juni 2019. Heli dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura sesaat setelah melaksanakan dropping logistik bagi pos TNI yang berada di Pegunungan Bintang.

Heli mengangkut 7 orang crew Penerbad dan 5 prajurit Satgas Yonif 725/Wrg. Dari pengamatan udara terhadap puing-puing pesawat kuat dugaan bahwa heli tersebut menabrak dinding tebing saat cuaca berkabut tebal. (paul)

TerPopuler