Kerawanan Kriminalitas Tinggi, Sumbar Masuk Peringkat Tujuh

Kerawanan Kriminalitas Tinggi, Sumbar Masuk Peringkat Tujuh

Selasa, 04 Februari 2020, 21:04
Kapolda Irjen Toni Harmanto bersama pengurus Jaringan Pemred Sumbar. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Analisa dan evaluasi Mabes Polri, Sumbar berada diperingkat ketujuh tingkat kerawanan kriminalitasnya. Ini tantangan bagi aparat kepolisian dan stakholder, sehingga angka kejahatan dapat diminalisir.

"Tren kejahatan cukup tinggi. Di Indonesia, Sumbar nomor tujuh, "ujar Kapolda Sumbar, Irjen Toni Harmanto, saat beraudiensi dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Selasa (4/2).

Menurut Kapolda, pihaknya tidak menyangka sama-sekali terhadap masuknya Sumbar sebagai daerah kejahatannya yang tinggi. Namun itulah hasil evaluasi Mabes Polri.

"Saya dan Pak Gubernur sama-sama tidak menyangka. Ini menjadi bagian dari pemantapan tugas berbagai stakeholder, pers juga berperan penting, "ujar jenderal bintang dua itu.

Dikatakan, ini tantangan bagi Polda dan semua stakehokder di Sumbar. Kriminalitas yang termasuk tinggi di Sumbar adalah pencurian dengan kekerasan (Curas) pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan narkoba.

"Kami di Polda, tiap hari melakukan analisa dan penindakan dan juga melakukan terapi, termasuk soal tawuran dan begal yang heboh di Padang belakangan ini," ucap Toni.

Berdasarkan teori kriminalitas, seharusnya Sumbar lebih rendah lagi, karena selain geografi, jumlah penduduk di Sumbar tidak sepadat di daerah Jawa. Namun, hasil evaluasi Mabes Polri, Sumbar masuk peringkat ke tujuh tingkat kriminalitasnya.

Terkait soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, diprediksi masih terjadi dinamika sosial, seperti, pembunuhan karakter, kampanye hitam, hoaks, politik uang.

"Media pers harus mampu menjadi penyejuk suasana Pilkada Sumbar 2020, apalagi ada hasil survei demokrasi Sumbar indeknya lima terendah se-Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Heri Sugiarto, mengatakan JPS merupakan sebuah organisasi berhimpun berbagai Pemimpin Redaksi (Pemred) media di Sumbar. Pertemuan dengan Kapolda untuk menambah wawasan terkait kriminalitas.

"Kesamaan visi memandang Sumbar dan pemimpinnya ke depan, bertemu Kapolda Sumbar untuk mempertajam pemahaman soal tren kriminalitas Sumbar, sebelum melakukan roadshow FGD ke Jakarta pada 20 Februari mendatang," ujar Heri.

Selain Heri Sugiarto, turut hadir Pemred Haluan Rakhmatul Akbar, mantan Pemred Rakyat Sumbar, Revdi Iwan Syahputra, yang sekarang menjabat Pemred Padang Ekspres, Pemred Forum Sumbar Isa Kurniawan dan Adrian Tuswandi owner Tribunsumbar. (gp) 

TerPopuler