Irfendi Arbi Pantau Pelaksanaan Tes SKD CPNS di Limapuluh Kota

Irfendi Arbi Pantau Pelaksanaan Tes SKD CPNS di Limapuluh Kota

Selasa, 04 Februari 2020, 16:25
Peserta Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) mendengarkan penjelasan bupati. (foto ist)

Limapuluh Kota, Rakyatterkini - Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi tinjau pelaksanaan Tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di SMPN 1 Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (4/2).

Peninjauan itu, didampingi Sekretaris Daerah, Widya Putra, Ketua TP PKK, Monalisa Irfendi Arbi serta Kepala OPD ini. Irfendi apresiasi pelaksanaan tes SKD yang tetap mengutamakan disiplin, dan sesuai peraturan yang telah diterapkan oleh panitia pusat.

“Pelaksanaan ujian yang baik dan mematuhi SOP yang telah ditetapkan serta penggunaan teknologi diharapkan nantinya akan terpilih calon pegawai terbaik dan memiliki kualitas yang baik pula” tegas Irfendi.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPDM) Limapuluh Kota, Aneta Budi Putera menjelaskan, tes yang diikuti oleh peserta yang telah lolos seleksi administrasi sejumlah 13.431 peserta ini, akan memperebutkan kouta sebanyak 365 formasi tenaga kesehatan, guru dan teknis.

“Pelaksanaan ujian akan berlangsung hingga tanggal 17 Februari mendatang. Dalam satu hari ada lima sesi, kecuali hari Jumat, sehingga waktu ujian berlangsung selama 14 hari. Setiap sesi akan ada sekitar 200 an peserta," papar Budi.

Terpisah, Sekretaris BKPSDM Limapuluh Kota Elfitria menjelaskan selanjutnya kepada peserta yang lolos dari tes SKD akan mengikuti tahapan tes SKB pada bulan Maret mendatang

“Nanti dari 365 farmasi yang akan diterima diambil sebanyak 1.095 peserta yang lolos tes SKD, dimana para peserta ini akan di ranking berdasarkan passing grade dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas minimal lolos 126.

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai ambang batas minimal lolos 65 dan Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai ambang batas minimal lolos 80, ujar Elfitria

Terkecuali bagi farmasi khusus, penyandang disabilitas, lulusan cum laude, putra putri papua, dan diaspora. Nilai ambang batas komulatif bagi lulusan terbaik (Cum Laude) dan Diaspora yakni 271 dengan nilai TIU paling rendah 85.

Bagi penyandang distabilitas nilai ambang batas komulatif yakni 260 dengan nilai TIU paling rendah 70. Bagi putra/putri Papua dan Papua Barat paling rendah yakni 260 dengan TIU terendah 60. (rdo)

TerPopuler