Sambangi Warga, Bupati Klaten Serap Aspirasi

Sambangi Warga, Bupati Klaten Serap Aspirasi

Rabu, 08 Januari 2020, 19:37
Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama penerima bantuan. (foto ist)

Klaten, Rakyatterkini - Banyak cara yang dilakukan Bupati Klaten Sri Mulyani untuk menyerap aspirasi dari warga masyarakat, demi memberikan pelayanan yang lebih baik. Salah satunya melalui kegiatan sambang warga di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Rabu (8/1/2020) pagi.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan pelayanan secara langsung kepada warga masyarakat seperti layanan di bidang kependudukan untuk perekaman e-KTP, KIA dan KK.

Selain itu, ada juga layanan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan dan RSD Bagas Waras serta layanan pembayaran PBB.

Menurut Bupati Sri Mulyani, sambang warga merupakan program rutin yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2017. Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten untuk bersilaturahmi dan mengecek secara langsung bagaimana kondisi wilayah yang ada.

Selain itu, sambang warga merupakan cara pemerintah kabupaten untuk secara langsung memberikan pelayanan yang gratis, cepat dan mudah kepada seluruh warga masyarakat yang dikunjungi.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mengingatkan kepada seluruh kepala OPD yang diajak dalam kegiatan sambang warga untuk mengetahui tugas dan fungsinya ‎sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga masyarakat.

Sri Mulyani mengatakan, ‎dalam kegiatan juga diberikan aneka bantuan antara lain, bantuan pompa air, traktor, pemberian bibit ikan, paket sembako untuk masyarakat yang kurang mampu.

Selain itu ada juga bantuan RTLH dan pemberian Batik Sindu Melati kepada Ketua RT, RW, BPD, dan anggota LPMK se-Kabupaten Klaten.

"Program-program yang sudah dijalankan merupakan salah satu wujud saya selaku Bupati Klaten untuk bisa memberikan pelayanan secara cepat, murah dan gratis. Program tersebut merupakan wujud nyata kami untuk memperhatikan seluruh warga masyarakat yang kurang mampu," kata bupati.

Bupati Sri Mulyani menambahkan, Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp30 miliar selain Program Jambanisasi yang akan menjadi fokus di tahun 2020 ini.

Bupati Sri Mulyani berharap melalui kegiatan sambang warga akan terjalin komunikasi yang efektif guna memantapkan langkah dalam menyukseskan pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Klaten Keren, maju, mandiri dan berdaya saing. (cahyo)

TerPopuler