Ribuan Ikan di Jala Apung Danau Maninjau Mati

Ribuan Ikan di Jala Apung Danau Maninjau Mati

Kamis, 30 Januari 2020, 17:40
Ribuan ikan  mati di Danau Maninjau. (foto antara)

Agam, Rakyatterkini - Sepuluh ton lebih ikan nila di jaring apung Danau Maninjau, Agam, Sumatera Barat mati secara mendadak. Penyebab kematian diduga kekurangan oksigen, karena hujan lebat melanda daerah itu, sejak Selasa (28/1) malam.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto, Kamis (30/1/2020), mengatakan 10 ton ikan itu berasal dari 15 keramba jaring apung yang berada di Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya, Maninjau.

"15 keramba jaring apung itu milik lima petani, "katanya sebagaimana diwartakan Antara.

Ikan siap panen ini mati massal akibat curah hujan tinggi melanda daerah itu sejak Selasa (28/1) malam.

Sehingga pada Rabu (29/1) pagi, ikan itu mulai mengalami pusing dan mengapung ke permukaan danau akibat kekurangan oksigen di perairan danau vulkanik itu.

"Petani diimbau untuk mengumpulkan bangkai ikan dan dikuburkan agar air danau tidak tercemar," katanya.

Akibat kejadian itu petani mengalami kerugian sekitar Rp260 juta, karena harga ikan Rp26 ribu per kilogram.

Agar tidak mengalami kerugian cukup banyak, Ermanto mengimbau petani keramba jaring apung untuk segera memanen ikan.vSelain itu, mengurangi pemberian pakan, memberikan pakan terapung, menghentikan penebaran bibit ikan dan lainnya. (*)

TerPopuler