Ratusan Kilo Bahan Baku Merkuri Disita di Pelabuhan Ambon

Ratusan Kilo Bahan Baku Merkuri Disita di Pelabuhan Ambon

Selasa, 28 Januari 2020, 21:44
Petugas sita bahan baku merkuri. (foto batje)

Maluku, Rakyatterkini.com - Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon, menyita 312 kilogram batu sinabar. Untuk kesekian kalinya, Polsek KPYS Ambon kembali mengamankan material atau bahan dasar merkuri itu.

Informasi yang dihimpun, ratusan kilo sinabar tersebut akan diselundupkan menggunakan KM Leuser, Minggu (26/1). Ratusan kilogram sinabar yang diamankan jajaran KPYS ternyata tak bertuan alias tidak ada pemilik.

Curiga dengan barang titipan yang diletakan hanya di tangga kapal dan dikemas dalam karung palstik dibungkus rapi, aparat kepolisian di pelabuhan lalu mengamankan belasan karung tersebut.

KM Lauser merupakan kapal Pelni yang rencananya akan bertolak dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan hendak menuju Wanci, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawessi Tenggara,  Selasa (28/1) dini hari.

Ratusan kilogran sinabar diduga berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku. Kabupaten SBB dikenal sebagai daerah penghasil sinabar dengan kualitas kelas satu atau terbaik di Indonesia bahkan dunia.

Kapolsek KPYS AKP F. Teddy yang dihubungi, Selasa (27/1), membenarkan penangkapan sinabar di Pelabuhan Yos Sudarso. Teddy mengaku, ratusan kilogram material bahan kimia tersebut merupakan barang temuan dan tidak ada pemiliknya.

“Penangkapan sinabar ada, tapi itu barang temuan. Tersangkanya tidak ada. Di ngkap di pelabuhan saat akan naik tangga Kapal Leuser kemarin. Ditangkapnya di situ oleh anggota,” ungkap Teddy.

Ia mengaku, total barang sebesar 312 kilogram material sinabar tanpa pemilik. Hingga berita ini diturunkan, saksi yang diperiksa baru dua orang dari buru bagasi.

“Kita tidak tahu soalnya tersangkanya tidak ada. Sudah ditimbang kemarin. Tersangka belum dapat, masih pengembangan. Saksi yang diperiksa baru dua dari buru bagasi,” kata Teddy. (batje)

TerPopuler