Prostitusi Online Kembali Diungkap, Korban Anak di Bawah Umur

Prostitusi Online Kembali Diungkap, Korban Anak di Bawah Umur

Kamis, 16 Januari 2020, 17:53
Kapolresta Padang, Kombes Yulmar Try Himawan memberikan keterangan pers. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Polresta Padang mengungkapkan prostitusi online. Dalam kasus itu, penyidik telag menetapkan tiga orang jadi tersangka atas kasus ekploitasi seksual anak di bawah umur. Dua tersangka diantaranya juga masih di bawah umur.

Ketiga tersangka berinisial F (33), berperan sebagai pengantar dan penjemput tamu ke hotel. Sementara APP (16) dan AS (16) bertugs mencari tamu dan mengantarkan korban ke hotel.

Kapolresta Padang, Kombes Yulmar Try Himawan, Kamis (16/1) menuturkan waktu kejadian dalam rentang waktu 10 hingga 12 Januari 2020, bertempat di beberapa hotel. "Ketiga tersangka kita amankan di Kawasan GOR Agus Salim Padang secara bersamaan ada Rabu (15/1/2020), "ujar Kapolresta.

Dikatakan, korban saat ini dalam pendampingan Unit PPA, yakni AD (16) dan YM (16) berstatus pelajar. Ini terungkap atas laporan kakak korban karena adiknya tidak pulang ke rumah sejak awal tahun, kata Yulmar, Kamis (16/1).

Modus operandi yang digunakan tersangka dengan memasukkan foto korban ke aplikasi michat. Setelah foto korban terpampang, tersangka menawarkan. Jika terjadi kesepakatan dengan pembeli, mereka akan mengantarkan korban.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka memberikan tamu kepada AD sebanyal tiga kali. Sementara, YC lima kali.

Tersangka dijerat pasal 76 i jo pasal 88 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang.

Dalam pasal itu, tersangka terancam hukuman penjara selama 10 tahun dan denda Rp200 juta. (gp)


TerPopuler