Pemdes Malangjiwan, Kebonarum Klaten Luncurkan Peta Digital -->

Pemdes Malangjiwan, Kebonarum Klaten Luncurkan Peta Digital

Selasa, 28 Januari 2020, 07:33
Peta digital Desa Malangjiwan, Klaten. (foto ist)

Klaten, Rakyatterkini - Pemerintah Desa (Pemdes) Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten resmi merampungkan pengerjaan peta desa digital pada 2019 lalu.

Kepala Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Suprianto mengatakan, seluruh data-data apapun termasuk semua potensi alam yang ada di desa bisa terekam dalam peta desa digital.

"Dari peta digital tadi maka kita akan tahu pengembangan desa akan seperti apa," katanya, Senin (27/1/2020) pagi.

Menurut Suprianto, manfaat lain dari peta digital adalah terkait data ukuran persil dan data tanah-tanah pertanian.

"Data tadi akan tetap dan tidak akan berubah sampai kapanpun karena desa sudah punya data yang paling valid. Hal tersebut sangat bermanfaat sehingga tidak akan ada tanah desa yang diserobot oleh desa lain," jelas Suprianto.

Ia menambahkan, dengan peta digital maka pemerintah desa juga akan tahu mana keluarga miskin dan tidak.

Menurutnya, data tersebut sangat valid karena sudah dicek langsung ke bawah dan dimasukkan dalam pemetaan.

Suprianto menambahkan, dari data tersebut pemerintah desa setiap triwulan akan mengunjungi kehidupan keluarga miskin.

"Kita akan cek apakah sudah ada peningkatan atau penurunan dari segi kehidupannya," jelas Suprianto.

‎Menurutnya, sambutan pemerintah kabupaten terhadap peta digital Desa Malangjiwan sangat positif dan luar biasa.

Terbukti, Dispermasdes Kabupaten Klaten menjadikan RPJMDes Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum sebagai contoh bagi desa lain se-Kabupaten Klaten.

Ia menambahkan, beberapa kepala desa terpilih juga sudah banyak yang ingin belajar terkait pengerjaan peta digital yang hanya menghabiskan biaya sekitar Rp8 juta tersebut.

‎Ia mengatakan, dengan peta desa digital maka pembangunan bisa tertata dari tahun ke tahun dan tidak akan lari sampai 6 tahun jabatan kepala desa.

"Pembangunan oleh pemerintah desa itu sudah tercantum semua dan sudah ada schedule sehingga bisa terus berkesinambungan," pungkasnya. (cahyo)

TerPopuler