Jalani Sidang di PN Payakumbuh, Dua Penjual Miras Dijatuhi Hukuman

Jalani Sidang di PN Payakumbuh, Dua Penjual Miras Dijatuhi Hukuman

Jumat, 10 Januari 2020, 22:21
Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Payakumbuh. (foto ist)

Payakumbuh, Rakyatterkini - Dua penjual ratusan liter miras jenis tuak, yang diamankan menjelang pergantian tahun 2020, menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) pada Jumat (10 /1) di Pengadilan Negeri (PN) Payakumbuh.

Mereka yang melanggar Pasal 15 jo Pasal 6 A Ayat 4 Perda Nomor 12 tahun 2016 tentang Pencegahan, Penindakan dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat itu, yakni Nuraida Toga Torop dan Siboro.

Untuk perkara terdakwa Nuraida Toga Torop yang dipimpin Hakim tunggal Neli Gusti Ade, SH dijatuhkan hukuman denda Rp1 juta subsider 15 hari kurungan. Sedangkan perkara Siboro yang dipimpin, Hakim Agung Dermawan, SH menjatuhkan vonis denda 300 ribu subsider 3 hari kurungan.

"Kita menjatuhkan vonis yang berbeda kepada kedua terdakwa, "ujar Ketua PN Payakumbuh, Dr. Indah Wastukencana Wulan melalui Humas PN Payakumbuh, Agung Dermawan, SH saat dihubungi, Jumat (10/1) malam.

Vonis berbeda antara kedua terdakwa karena memang jumlah Barang Bukti (BB) yang disita berbeda-beda. Untuk terdakwa Nuraida, jumlah BB miras yang disita sekitar 750  liter, sementara dari terdakwa Kadiaman 75 liter Miras.

Ketua harian Tim 7, Kasat Pol-PP Payakumbuh, saat dimintai keterangannya berharap vonis yang dijatuhkan dapat memberikan efek jera terhadap kedua pelaku.

Menurutnya, dalam pasal 6A ayat 4 Perda disebutkan bahwa setiap orang atau kelompok orang dilarang membawa, menyediakan, mengedarkan, menguasai, menerima, menyimpan, memperjual belikan minuman keras di daerah tanpa izin pemerintah.
 
“Semoga vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim bisa membuat mereka jera, sehingga tidak lagi mengulangi perbuatannya.” tutupnya. (rdo)

TerPopuler