DPRD Padang Minta Sistem Derek Dikaji Ulang

DPRD Padang Minta Sistem Derek Dikaji Ulang

Rabu, 29 Januari 2020, 14:00
Petugas mengembok mobil yang parkir sembarangan. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Sistem derek yang diberlakukan Dinas Perhubungan Kota Padang terhadap mobil yang parkir sembarangan, dinilai tidak berjalan maksimal. Ini perlu dikaji ulang dan konsep yang sudah ada harus disusun secara terstruktur lagi, supaya hasilnya sempurna.

Anggota Komisi III DPRD Padang, Jufri, menuturkan sistem itu perlu dikaji ulang supaya hasilnya sempurna. Jika perlu libatkan pakar transportasi, akademisi dan lainnya.

"Jangan internal Dishub saja, pihak eksternal perlu juga dilibatkan," katanya, Rabu (29/1/2020).

Selain itu, rambu dilarang parkir juga harus dipasang pada lokasi terlarang secara berlapis. Supaya ruang bagi pengendara untuk memarkirkan kendaraan sembarangan semakin sempit.

Sementara anggota Komisi III DPRD Padang lainnya, Amran Tono meminta kepada Dishub untuk gencar sosialisasikan hal ini, agar warga mengetahui dan mereka tak lagi memarkirkan kendaraan di lokasi terlarang.

Pengawasan rutin harus dilakukan, jika perlu standbykan beberapa orang di lokasi. Ini demi keamanan dan mengurangi kesembrautan lalu lintas.

Sedangkan Helmi Moesim, anggota Komisi III lainnya juga meminta Dishub lebih serius lagi dalam menjalankan tugasnya. Agar apa yang diinginkan terwujud serta kemacetan berkurang.

Kemudian, dia juga mengajak warga untuk mematuhi aturan dan jangan semena-mena memarkirkan kendarannya.

"Masyarakat harus berpartisipasi dalam hal ini, jangan biarkan pemerintah bekerja sendiri. Nanti hasilnya tak seimbang," ucap kader Partai Berkarya ini.(gp)

TerPopuler