Cemburu, Suami Tega Habisi Nyawa Mutiara Putri

Cemburu, Suami Tega Habisi Nyawa Mutiara Putri

Kamis, 09 Januari 2020, 19:51
Pelaku pembunuhan digiring petugas. (foto ridho)

Payakumbuh, Rakyatterkini - Pelaku pembunuhan wanita cantik, Mutiara Putri (20), yang dihabisi secara sadis dengan mulut disumpal serta tangan dan kaki terikat akhirnya terungkap.

Ternyata, pelaku yang dicurigai sebagai orang dekat korban merupakan suaminya sendiri bernama Jali (32). Ia dibekuk setelah melarikan diri ke Provinsi Riau pada Kamis (9/1) sekira pukul 03.30 Wib.

"Tersangka ditangkap ketika menginap di sebuah hotel di Kawasan Panam, Kota Pekabaru, Provinsi Riau, "ujar Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setyawan, saat menggelar konferensi pers kasus tersebut di Mapolres, Kamis siang.

Dijelaskan kapolres, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, antara pelaku dan korban sempat terjadi cekcok mulut hingga berujung pertengkaran hebat yang mengakibatkan tewasnya Mutiara Putri secara sadis.

Dimana, korban yang baru 6 bulan dinikahi pelaku ini secara siri, meminta tersangka Jali agar membayar cicilian sepeda motor. Namun, karena tersangka tidak memiliki uang pelaku tidak bisa memenuhi permintaan korban.

Pada saat itulah cekcok mulut mulai terjadi, emosi Jali tambah memuncak ketika mengetahui istrinya chatting dengan seseorang melalui pesan Whatsapp. Jali yang cemburu meminta agar korban memberikan handphonenya kepadanya, karena ingin mengetahui siapa orang yang sedang di chatting istrinya tersebut.

Namun korban tak mengindahkan permitaan tersangka hingga pertengkaran hebatpun terjadi. Pelaku yang naik pitam langsung mencekik leher korban kemudian menyumpal mulut korban dengan baju kaos dan menutup hidung korban dengan lakban.

Karena takut korban akan meminta pertolongan saat tersangka melarikan diri, tersangka mengikat tangan dan kaki korban.

Setelah melakukan peristiwa keji itu,  Rabu 8 November sekira pukul 01.00 Wib pelaku pulang kerumah orang tuanya di Kenagarian Taram, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota.

Tak berapa lama di Taram, tersangka mengambil keputusan untuk melarikan diri ke Kota Pekanbaru. Hanya beberapa jam setelah sampai di hotel di Pekanbaru, Tim Gabungan datang untuk melakukan penangkapan, ujar Kapolres.

Sebelumnya, tersangka rencananya juga berniat kabur ke Batam dengan membeli tiket pesawat Lion Air dengan keberangkatan Rabu (8/1) malam pukul 20.00 Wib Bandara Sultan Kasim Pekanbaru.

Sesaat sebelum berangkat, Jali bimbang karena dirinya terus saja ditelepon oleh keluarganya di Taram. Keluarga meminta agar pulang ke Payakumbuh guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Hingga akhir Jali bimbang dan membatalkan keberangkatannya."Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Tidak ada perlawanan dalam penangkapan tersangka,"tutup Kapolres. (rdo)

TerPopuler