Bank Indonesia Resmikan Penggunaan QRIS di Masjid Raya Padang

Bank Indonesia Resmikan Penggunaan QRIS di Masjid Raya Padang

Selasa, 14 Januari 2020, 14:55
Gubernur Irwan Prayitno, Kepala BI Perwakilan Sumbar, Wahyu Purnama, Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, Ketua  MUI, Buya Gusrizal serta pimpinan bank memukul gong. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini - Setelah sukses mengimplementasikan sistem pembayaran non tunai di Pasar Raya Padang, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat kembali meluncurkan penggunaan pembayaran non tunai di Masjid Raya Sumbar, Selasa (14/1/2020).

Peresmian penggunaan QR Code Indonesia Standar (QRIS) ini untuk penerima zakat, infaq, sedekah pada masjid-masjid dan Baznas Provinsi Sumatera Barat diresmikan oleh Gubernur Irwan Prayitno.

"Dengan menggunakan QRIS di aplikasi android, pembayaran akan lebih gampang dan tidak perlu membawa uang banyak, "ujar Kepala Perwakilan BI, Wahyu Purnama, saat memaparkan keunggulan QRIS dihadapan Gubernur Irwan Prayitno, wakil Walikota Padang, Hendri Septa, perwakilan OJK, pimpinan BNI, BRI, Mandiri, MUI, Baznas dan undangan lainnya.

Menurut Wahyu Purnama sistem pembayaran semakin berkembang dan QRIS sudah digunakan di semua negara maju. Oleh karena itu sistem pembayaran Indonesia juga harus semakin maju.

Sistem pembayaran QRIS ini mempunyai keunggulan, mudah dan uang langsung masuk rekening.

Sebenarnya sudah banyak sistem aplikasi non tunai yang diluncurkan, baik itu kartu debit, kartu kredit, m banking, dan lainnya yang bisa digunakan masyarakat.

"Kalau selama ini transaksi pakai uang kertas, sekarang non tunai. Sudah banyak jenis pembayaran non tunai kita luncurkan. Terbaru adalah pembayaran dengan menggunakan sistem QR Code yang sudah diaplikasikan negara maju, "ujar Wahyu.

Ketua MUI Buya Gusrizal memberikan tauziah. (foto ist)

Ia optimis pembayaran non tunai QRIS di Sumbar sukses dilaksanakan, apalagi beberapa pekan lalu juga telah diluncurkan pembayaran non tunai ini di Pasar Raya Padang.

Dikatakan, dengan sistem pembayaran non tunai ini, BI juga telah membentuk program bansos non tunai, elekrtonik transaksi, elektronik transportasi, elektronik pondok pesantren serta inovasi-inovasi lainnya dalam rangka menyongsong terwujudnya ekonomi digital.

Sementara Gubernur Irwan Prayitno memberikan apresiasi pada Bank Indonesia yang telah melakukan berbagai inovasi dengan penggunaan pembayaran non tunai. "Ini sangat bagus, kita tidak perlu membawa uang banyak, cukup bawa kartu saja, ujar Irwan.

Dikatakan, masyarakat harus mengikuti perkembangan digitalisasi, jika tidak akan tertinggal, karena sistem pembayaran sudah mengunakan digitalisasi atau non tunai.

Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, sistem digitalisasi ini juga dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan Gubernur Irwan Prayitno di setiap pertemuan.

"Sistem pembayaran non tunai ini dilakukan seiring kemajuan teknologi dan sudah saatnya pembayaran dilakukan melalui sistem digitalisasi, "ujar Wawako. (gp)

TerPopuler