251 Petisi Berantas Maksiat Disepakati di Payakumbuh

251 Petisi Berantas Maksiat Disepakati di Payakumbuh

Kamis, 30 Januari 2020, 21:12
Pemko Payakumbuh bertemu dengan Angkatan Muda Muhammadiyah. (foto ist)

Payakumbuh, Rakyatterkini - Walikota Payakumbuh mengajak Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Payakumbuh untuk berdiskusi, membicarakan masalah Pekat.

Tidak hanya AMM yang resah, juga masyarakat dan jamaah masjid setempat, bahkan jamaah Masjid Ansharullah membuat petisi kepada Walikota Riza Falepi beberapa waktu lalu.

Sebanyak 251 jamaah Masjid Ansharullah telah menandatangani petisi tersebut, mereka meminta Pemerintah Kota Payakumbuh untuk segera menutup tempat hiburan malam dan tempat karaoke yang tidak berizin dan mengandung unsur maksiat.

Juru bicara AMM, Ali Anhar Dt. Lelo, petisi itu sudah ditandatangani oleh Walikota Riza Falepi. Dalam hal itu AMM bersama organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah (PM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci dan Kokam turut menghadiri.

Pertemuan AMM dengan Pemko itu berlangsung cukup lama di ruangan walikota, serta dihadiri Sekdako Rida Ananda dan anggota DPRD Mustafa. Mengucapkan terimakasih atas inisiatif AMM membentangkan baliho agar Pemko menindak tegas masalah Pekat di Payakumbuh, bahkan hingga telah membawa petisi dari masyarakat.

Terkait masalah dekingan tempat hiburan malam yang dikadukan jamaah itu, pihaknya akan menempuh jalan tengah dan meminta pemerintah provinsi. Jika perlu Pemko berkirim surat ke Presiden untuk mengajak Polda Sumbar dan Danrem untuk ikut turun menyelesaikan masalah Pekat.

"Di Kota Payakumbuh Perda untuk Pekat belum memadai. Kita akan coba tempuh sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku," katanya.

Walikota Riza Falepi juga mengatakan akan mengupayakan tindakan persuasif dan jalan tengah," ucapnya.

Dalam hal itu Jubir AMM yang juga Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Payakumbuh mengapresiasi langkah Pemko Payakumbuh. "Semoga langkah yang akan ditempuh Pemko itu berhasil, kita dari Pemuda Muhammadiyah akan terus ikut membantu," ucapnya.

Ali Anhar Dt. Lelo juga mengajak organisasi - organisasi lain untuk juga ikut dalam memberantas Pekat di Kota Payakumbuh. "Apalagi sudah banyak dorongan dari Masyarakat dan jamaah Mesjid kepada Pemko," tutupnya. (rdo)

TerPopuler