17 Pemuda 'Gilir' Siswi SMA Sampai Pingsan

17 Pemuda 'Gilir' Siswi SMA Sampai Pingsan

Kamis, 30 Januari 2020, 22:22
Para pelaku diamankan polisi. (foto batje)

Maluku, Rakyatterkini.com - Siswi salah satu sekolah menengah atas di Kecamatan Salahutu Kabupaten Malteng, Maluku 'digilir' 17 orang sampai pingsan. Para pelaku diketahui satu sekolah dengan korban.

Korban berinisial DS (17), saat ini trauma berat. DS disetubuhi teman-temannya itu sebanyak tiga kali di tempat dan waktu yang berbeda. Kasus ini diketahui setelah korban enggan bersekolah karena malu.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy membenarkan ke-17 pelaku sudah ditangkap.

Kasus itu terungkap, orangtua korban curiga anaknya sudah dua minggu tidak sekolah dan Kamis (30/1) sekitar pukul 09.00 WIT, menanyakan alasan kenapa tidak ke sekolah.

Kebetulan korban jadwal masuk sekolah siang hari. Hari itu korban berjanji akan ke sekolah, tapi disaat sedang persiapan ke sekolah, tiba-tiba sekitar pukul 09.30 Wit, salah satu guru di sekolah mendatangi rumah korban dan meminta ibunya menghadap di sekolah.

Sesampainya di sekolah, ibarat disambar petir, ibu korban mendapat informasi, kalau korban diperkosa belasan siswa yang juga belajar di sekolah yang sama tempat korban menuntut  ilmu.

Marah bercampur malu, dengan berlinang air mata, ibu korban langsung menuju kantor Polsek Salahutu dan melaporkan perbuatan para siswa yang masih ingusan itu ke pihak kepolisian untuk diproses hukum.

Para pelaku yang dimaksudkan yakni JS, HS, AU, JL, JS, ML, DS, RL, IL, JP. JW, FS, AP, AM, SL, IF, dan FO. Korban diketahui disetubuhi teman-teman sekolahnya itu sebanyak tiga kali.

Pertama kali pada November 2019 sekitar pukul 14.00 WIT di rumah HS masih di kawasan Kecamatan Salahutu. Kemudian kedua kali masih di bulan November 2019 sekitar pukul 20.00 WIT di rumah SL dan ketiga kali  pada Desember 2019 pukul 15.00 WIT.

Setelah menerima laporan dari terlapor yang tak lain ibu korban, jajaran Polsek Salahutu yang dipimpin Bripka Hudri G Kotta langsung menuju sekolah dan mengamankan para pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, para pelaku masih diperiksa Unit Reskrim Polsek Salahutu secara intensif.

“Iya jadi benar ada laporan dari masyarakat terjadi kasus persetubuhan yang diduga dilakukan anak-anak dibawah umur. Namun status mereka karena sampai sekarang masih diperiksa intensif oleh penydik dan jumlahnya belasan,” jelas Kaisupy. (batje)

TerPopuler