Pohon Pelindung Parawisata Penyu Tumbang Akibat Abrasi

Pohon Pelindung Parawisata Penyu Tumbang Akibat Abrasi

Senin, 02 Desember 2019, 14:22
Pohon pelundung tumbang akibat abrasi pantai. (foto pon baron)

Rakyatterkini (Pessel) - Gelombang pasang yang terjadi terus menerus mengakibatkan abrasi atau pengikisan garis pantai di parawisata Penyu Nagari Ampiang Parak, Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan semakin meluas.

“Kami melihat terjadi terus pengikisan pinggir pantai di daerah ini. Akibatnya Ratusan pohon pelindung di penyu milik parawisata penyu ampiang parak di sepanjang pantai tumbang dan hanyut satu per satu,” ujar Sharul HTc (38) kepada Rakyatterkini, Minggu (1/12). Diperkirakan, lanjut dia, sudah ratusan pohon pelindung penyu tersebut roboh.

Menurutnya, tingginya abrasi ini akan membuat jarak antara lahan warga dengan pinggir pantai akan semakin dekat. Diperkirakan puluhan meter lagi dari bibir pantai. "Ini sangat mengkawatirkan bagi penduduk," ujar Sharul.

Selaku masyarakat ia berharap ada solusi dari pemerintah terkait kondisi yang kian berlanjut itu.

Semetara Wali Nagari Ampiang Parak, Sutera Yusmardi dan juga ketua laskar penyu Haridman serta Yendri Sikumbang mengatakan, memang kondisi itu semakin parah. Baru-baru ini beberapa pohon pelindung parawisata penyu ini tumbang diterjang gelombang tinggi.

“Kami akan melakukan kordinasi dengan pihak terakait, mudah-mudahan ini bisa ditinjau dan dicarikan solusi yang tepat, ” pungkasnya. (*)

Kontributor: Pon Baron/Roni Prima


TerPopuler