Pengedar 72 Kilo Ganja Terancam Hukuman Mati

Pengedar 72 Kilo Ganja Terancam Hukuman Mati

Senin, 02 Desember 2019, 22:10
Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya mengekspos tangkapan 72 kilo ganja kering. (foto ist)

Rakyatterkini (Pasaman) - Polres Pasaman, Sumatera Barat, menetapkan enam tersangka pengedar narkoba jenis ganja yang diringkus Satres Narkoba Sabtu (30/11).

Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya, didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Yani, Kasatres Narkoba Iptu Syafri Munir, Senin (2/12) mengatakan penagkapan pertama terjadi pada Sabtu, sekitar pukul 22.30 Wib dengan tersangka HF (17).

Dari penagkapan tersebut petugas mengamankan 21 kg ganja kering siap edar, namun salah seorang rekan tersangka berinisial "BTP" berhasil meloloskan diri ke arah belakang SPBU. "Hingga sekarang kami masih melakukan penyisiran di wilayah itu, sedangkan tersangka BTP ini sudah dijadikan DPO."

Kemudian sekitar pukul 01.30 Wib, anggota memperoleh informasi baru. Lima orang tersangka kembali berhasil diamankan, setelah terjadi drama kejar-kejaran dan bahkan sempat menerobos dua kali palang penyergapan. Dari tersangka disita 51 kg ganja kering.

Kelima tersangka ini adalah BA (34) dan DR(37) berasal dari Simpang Tigo Naru Luhak Nan Duo Pasaman Barat, lalu DS (31) dan DES (23) warga Simpang Tigo Bedeng Sungai Talang, Koto Baru Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, kemudian tersangka RD(26) warga asal Palembang.

Total 72 kg ganja kering telah diamankan sebagai barang bukti dalam dua penangkapan ini, ke enam tersangka terancam hukuman mati, atau penjara seumur hidup, tutupnya.

Tersangka dijerat pidana pasal 114 ayat 2, subsider pasal 115 ayat 2, subider pasal 111 ayat 2, subsider pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo UU RI Nomor 11 tahun 2012 tentang sistim peradilan anak, yang mana ancaman hukumannya seumur hidup, hukuman mati, atau 20 tahun penjara. (st.m)

TerPopuler