Prajurit TNI Harus Memiliki Keahlian Tempur, Korem 032 Gelar UST

Prajurit TNI Harus Memiliki Keahlian Tempur, Korem 032 Gelar UST

Rabu, 13 November 2019, 07:57
Prajurit TNI latihan di hutan. (foto ist)

Rakyatterkini (Payakumbuh) -  Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berada di medan peperangan diwajibkan untuk memiliki keahlian dalam bertempur dalam menaklukkan musuh yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak terkecuali bagi prajurit di bawah Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja yang menggelar latihan Uji Siap Tempur (UST) tingkat Kompi Batalyon Infanteri (Yonif) 131/Braja Sakti, Kota Payakumbuh.

"UST berguna untuk melihat sejauh mana indikator keberhasilan prajurit dalam melaksanakan pertempuran. Di sana kita bisa melihat tingkat profesionalisme prajurit, baik dilihat dari kemampuan bertempur dalam hubungan Kompi maupun juga dari sisi kerjasama dan sinergitas para unsur komandan dalam menyelesaikan permasalahan tempur di lapanga," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Korem 032/Wirabraja, Kolonel Infanteri Sugiyono, Selasa (12/11).

Prajurit TNI latihan di sungai

Dalam latihan yang dilaksanakan hingga Jumat (15/11) tersebut, prajurit yang terlibat di dalamnya mendapatkan materi berupa lanjutan latihan terprogram sesuai standarisasi satuan Yonif.

"Yonif 131/Braja Sakti merupakan salah satu unit tempur di bawah kendali Korem 032/Wirabraja, dimana mereka senantiasa dituntut untuk selalu siap digerakkan dalam setiap kontijensi yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar) maupun di seluruh wilayah NKRI.

Sasaran yang dicapai dalam UST tersebut adalah mahir melaksanakan taktik dan teknik dalam bertempur, terukurnya pelaksanaan latihan dan sekaligus memperoleh data tentang kemampuan satuan guna penyempurnaan penyelenggaraan latihan di masa yang akan datang.

"Prajurit diwajibkan memahami dan menghayati tugas dan peran masing-masing bagian serta yang paling utama menjaga faktor keamanan, keselamatan personel dan materil dalam latihan tersebut," tuturnya. (mdl)

TerPopuler