Pencurian Kendaraan Bermotor Masih Tinggi di Sumbar

Pencurian Kendaraan Bermotor Masih Tinggi di Sumbar

Rabu, 27 November 2019, 09:21
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Satake Bayu. (foto ist)

Rakyatterkini (Padang) - Kasus kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih tertinggi di Sumbar. Namun, secara umum kepolisian mencatat tindak pidana turun berdasarkan data Januari-Oktober 2019. Hingga Oktober 2019, curanmor sebanyak 1.749. Jumlah ini turun dibandingkan pada 2018, yakni 2.023.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, Selasa (26/11) mengatakan secara umum kasus yang ditangani Polda Sumbar dan polresta/polres pada 2019 ini mengalami penurunan, yakni 10.837, sedangkan pada 2018 kasus pidana tercatat sebanyak 13.339.

Di tahun 2019 ini, walaupun kasus-kasus pidana yang lain turun, tetapi kasus curanmor masih tinggi. Sama seperti tahun 2018.

Tingginya kasus curanmor disebabkan kurang berhati-hatinya pengendara kendaraan bermotor ketika memarkirkan kendaraan, sehingga mudah dilakukan pencurian.

"Kami mengimbau agar kendaraan itu dibikin kunci ganda, sehingga pencuri tidak bisa mengambil kendaraan bermotor dan memarkirkan di tempat yang aman," ucapnya.

Selain kasus curanmor, salah satu kasus yang termasuk tinggi adalah pencurian dengan pemberatan (Curat). Namun, juga mengalami penurunan  1.712, dibandingkan 2018 yakni 2.158. Kasus lainnya, pembunuhan 15 kasus dan perkosaan 27 kasus.

Penurunan kasus tindak pidana karena Polri aktif meningkatkan kinerjanya. "Ini berkat evaluasi kegiatan 2018, kemudian ada perbaikan-perbaikan sehingga beberapa kasus menurun," ujar Satake. (gp)

TerPopuler