Mulai 2020, Penjual BBM Eceran di Padang Ditindak

Mulai 2020, Penjual BBM Eceran di Padang Ditindak

Kamis, 28 November 2019, 15:35
Petugas SPBU melayani dan mengisikan BBM pada pelanggannya. (foto ist)

Rakyatterkini (Padang) - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menegaskan akan menindak para penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam bentuk ketengan dan pom bensin mini mulai 2020.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Padang, Endrizal saat dihubungi rakyatterkini.com, Kamis (28/11).

"Kita sudah membuat surat edaran terkait larangan penjualan BBM di eceran dan pom bensin mini di pinggir jalan. Jadi yang masih boleh hanya di kabupaten, untuk di Kota se-Indonesia," ucap Endrizal.

Saat ini sebut Endrizal, sifat tindakan yang diambil pemerintah hanya memberikan surat imbauan dan teguran kepada pedagang yang menjual BBM eceran atau pom bensin mini.

"Sifat kita pada tahap awal baru berupa imbauan kepada penjual BBM di pertamini dan ketengan. Ada tahapan penertiban sampai akhir tahun ini imbauan," tuturnya.

Disperindag Kota Padang menemukan 42 titik penjual BBM di Kota Padang, khususnya pada jalan utama dan beraspal. Pihaknya sudah menyerahkan surat imbauan kepada penjual BBM ketengan.

"Setelah kita berikan surat imbauan, dalam rentang waktu dua minggu supaya ada waktu bagi mereka untuk tidak menjual BBM secara ketengan. Kemudian kita akan kirim lagi Surat Peringatan (SP) 1," tegasnya.

Setelah memberikan SP 1, jika masih tidak diindahkan, sambung pria asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) tersebut pihaknya akan melayangkan SP 2 dalam rentang 1 minggu setelah SP 1 diberikan.

"Dari 1 ke 2 satu minggu, nanti satu minggu lagi kita layangkan lagi SP3. Kemudian kita lakukan lagi peninjauan lapangan, sebelum ada tindakan bersama tim gabungan di Februari 2020 pada rencana awal ini," imbuhnya. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler