Kinali Wakili Pasbar dalam Lomba Transparansi Anggaran

Kinali Wakili Pasbar dalam Lomba Transparansi Anggaran

Rabu, 20 November 2019, 15:55
Bupati Pasbar, Yulianto bersama tim penilai provinsi. (foto ist)

Rakyakterkini (Pasbar) - Nagari Kinali, Kecamatan Kinali terpilih mewakili Kabupaten Pasaman Barat dalam lomba kompetensi transparansi pelaksanaan dana desa tingkat Provinsi Sumatra Barat 2019, Rabu (20/11) yang dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Kinali.

Bupati Pasbar, H. Yulianto menyampaikan apresiasi terhadap tim penilai provinsi sekaligus menyampaikan ekspose tentang kemajuan Pasaman Barat dan khususnya Kinali.

Dalam ekspose tersebut, Yulianto menceritakan jika dilihat besaran total dana desa yang diperoleh oleh Kabupaten Pasaman Barat masih jauh tertinggal dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya se-Sumatera Barat.

Dimana pada 2019 dana desa di Kabupaten Pasbar berjumlah Rp47.238.491.000. Dari besaran alokasi dana tersebut, Nagari Kinali merupakan nagari yang mendapat alokasi tertinggi. Tidak hanya di Kabupaten Pasbar, tapi menurut data Kementerian Keuangan, Kinali merupakan alokasi dana desa tertinggi di Indonesia sebesar Rp4.381.700.000,-.

Sedangkan dilihat dari total dana yang dikelola oleh Nagari Kinali pada tahun ini adalah sebesar Rp14.428.683.367 yang terdiri dari dana desa, Alokasi Dana Nagari(ADN), bagi hasil pajak dan pendapatan asli nagari serta dana Silfa (berlebih) tahun lalu yang mencapai Rp.2.509.295.486.

"Jika dilihat dari besaran anggaran yang dikelola oleh Nagari Kinali tersebut, kami yakin bahwa Nagari Kinali merupakan nagari yang mengelola anggaran tertinggi di Sumbar. Namun jika dilihat dari luas wilayah Nagari Kinali yang mencapai 387,60 KM persegi dan jumlah penduduk berjumlah 16.096 KK, 72.167 jiwa, terlihat besarnya anggaran ini belum mampu menjawab dan mengatasi persoalan di Nagari Kinali," kata Yulianto.


Bupati juga mengatakan Nagari Kinali merupakan salah satu nagari yang tertib dalam pengelolaan keuangan yang dilihat dengan beberapa indikator seperti tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangan tahunan yaitu tangal 10 pada bulan Januari tahun berikutnya.

Pemerintah Nagari Kinali, juga berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat tahun 2018, merupakan salah satu nagari yang diberikan penghargaan sebagai  nagari terbaik atas tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pegawasan intern pemerintah tahun pengawasan 2005 sampai dengan 2017 dengan predikat tuntas.

Nagari Kinali juga sudah sangat transparan dalam pengelolaan  keuangannya yang ditandai dengan pemasangan baliho dan website yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan dan pemanfaatan dana desa.

Bupati Yulianto juga mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk menghindarkan pejabat publik dari berbagai upaya penyimpangan dalam pegelolaan dana desa. "Jadi keterbukaan atau ketransparan bukanlah suatu ancaman bagi nagari akan tetapi justru menjadi pemicu bagi tata kelola pemerintahan nagari yang baik," tukas dia.

Bupati juga menyatakan bahwa transparansi pengelolaan dana desa wajib dilakukan guna memastikan setiap nagari dapat memenuhi prinsip akuntabilitas secara lebih spesifik dan nagari adalah salah satu institusi yang turut menjadi indikator berpengaruh dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kadis DPMN Provinsi Sumatra Barat diwakili Azwar, tim penilai  pamong senior Rusdi Lubis, tokoh PWI Basril Basyar, wartawan senior Guspen Khairul, Anggota DPRD Pasbar Ali Nasir, Kadis DPMN Pasbar, Etris Dsem, Kabag Humas Pasbar Yosmar Difia. Camat Kinali Bakaruddin serta Wali Nagari Kinali Syafrial.

Sementara itu dalam kegiatan ekpose oleh Bupati Pasbar, H. Yulianto bertempat di auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, didampingi oleh OPD, seluruh camat dan Wali Nagari se-Pasbar mendapatkan respon positif dari tim penilai provinsi tersebut. "Semoga Kabupaten Pasbar dapat menjadi kabupaten terbaik yang dinilai," timbal Yulianto. (js)

TerPopuler