Etape 6 TdS 2019, Ikon dan Rute Terpanjang Warnai Balapan

Etape 6 TdS 2019, Ikon dan Rute Terpanjang Warnai Balapan

Kamis, 07 November 2019, 16:20
Pebalap TdS berpacu menuju garis finis di etape enam. (foto ist)

Rakyatterkini (Solok) - Etape enam Tour de Singkarak (TdS) 2019 menjadi rute terpanjang pada tahun ini, dimana dimulai dari Dermaga Danau Singkarak, Kabupaten Solok dan berakhir di Taman Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (7/11).

Selain memiliki lintasan sepanjang 214,1 kilometer, etape ini juga menjadi tempat atau 'Rumah Gadang' dari pelaksanaan balapan, sesuai dengan namanya, yaitu Singkarak yang menjadi cikal bakal dimulainya iven olahraga berkayuh skala internasional tersebut 11 tahun silam.

Adapun untuk tiga titik sprint dan tiga titik king of mountain (KOM) masing-masing berada di Singkarak, Surian dan Muara Labuh (sprint) dan Gunung Talang, Alahan Panjang serta, Muara Labuh (KOM), yang menguras tenaga 84 pembalap yang tersisa.

Pebalap asal Sapura Cycling Team atas nama Cristian Raileanu yang hanya terpaut 59 detik dari pemuncak klasemen sementara yang juga rekan setimnya, Jesse Ewart.

Raileanu tentu akan berjuang keras untuk merebut posisi pemuncak klasemen sekaligus mengambil alih Yellow Jersey yang sejak etape satu hingga lima dipegang oleh Ewart.

Jonel Carcueva yang memperkuat tim Go For Gold Pilipphines tampaknya tak akan tinggal diam. Carcueva juga bakal habis-habisan untuk mempersempit jarak waktu dari Ewart dan Raileanu. Hingga etape kelima, perolehan waktu Carcuev, hanya terpaut 3 menit 12  Ewart.

Sementara, Agung Shabana, pebalap Indonesia dari tim KFC Cycling Team yang pada etape kelima kemarin mampu finis diurutan ketiga dan juga berhasil menyabet gelar juara untuk kategori Best Indonesian Rider dengan total catatan waktu 5 jam 34 menit 59 detik, juga bertekad memberikan penampilan terbaiknya.

Kerja sama dan dukungan solid dari rekan setimnya, dianggap Agung merupakan angin segar bagi dirinya untuk menjadi yang terbaik pada iven Tour de Singkarak tahun ini.

"Saya dibantu oleh teman se tim. Saya terima kasih kepada teman se tim saya, yang sudah memberikan dukungan hingga bisa menjuarai nomor tiga," kata Agung.

Sebelumnya, pembalap Filipina, Jonel Carcueva, berhasil menaklukkan rute etape ke-V, Rabu kemarin. Jonel berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 5 jam 34 menit 33 detik. Ia hanya terpaut 17 detik dari pebalap Thanakhan Chaiyasombat yang berada diposisi kedua dan selisih 26 detik dari pebalap Indonesia dari KFC Cycling Team, Agung Shabana

Sedangkan pemuncak klasemen sementara dan pemegang Yellow Jersey serta Green Jersey yakni Jesse Ewart dari Team Sapura Cycling Team hanya mampu finish diurutan ke Sembila dengan catatan waktu 5 jam 35 menit 12 detik.

Jesse Ewart berada di puncak klasemen sementara dengan torehan total waktu 19 menit 13 menit 25 detik, selisih 59 detik dari Pebalap asal Sapura Cycling Team, Cristian Raileanu yang bertengger diurutan kedua dan terpaut 3 menit 12 detik dari Janel Carcueva yang menempati urutan ketiga. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler