Bupati Hendrajoni Serahkan Sarana Tangkap Ikan Senilai Rp3 Miliar

Bupati Hendrajoni Serahkan Sarana Tangkap Ikan Senilai Rp3 Miliar

Senin, 04 November 2019, 22:18
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyerahkan alat tangkap dan  pengolahan ikan pada nelayan. (foto ist)

Rakyatterkini (Painan) - Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni, menyerahkan bantuan senilai Rp3 miliar berupa sarana tangkap dan alat pengolahan hasil tangkapan kepada nelayan di delapan kecamatan, Senin (4/11) di Kambang Barat, Lengayang.

Diantara sarana yang diserahkan tersebut, tiga unit bantuan mesin "ice flake" atau mesin pembuat es batu pecahan berkapasitas 1,5 ton per hari.

Mesin tersebut kami serahkan ke Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (Pokhlasar), Pantai Samudera Yusmal. Kami berharap dengan dioperasikannya mesin tersebut ikan-ikan hasil tangkapan nelayan tetap segar jelang diolah atau dijual ke pasar," kata Bupati Hendrajoni.

Bupati juga menyerahkan 17 unit perahu jukung lengkap dengan mesin, alat tangkap dan jaket keselamatan diserahkan untuk nelayan di wilayah Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Sutera, Lengayang dan Ranah Pesisir.

Selanjutnya, lima unit kapal berukuran lebih dari 5 GT, lengkap dengan alat penangkapan ikan untuk nelayan di wilayah Koto XI Tarusan, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir dan Air Pura.

Serta 33 unit mesin tempel, jaring sebanyak 160 pcs, dua unit "chest freezer", 101 buah kotak es dan lain sebagainya.

Bantuan tersebut selain bersumber dari APBD kabupaten juga bersumber dari anggaran pemerintah pusat, semoga bantuan ini bisa meningkatkan produktivitas nelayan.

Bupati berpesan agar nelayan tidak menyalahgunakan bantuan, baik dengan menjual atau memindahtangankan karena bantuan akan terus dipantau secara berkala oleh perangkat daerah terkait.

Pada kesempatan ia juga menekankan agar nelayan tidak menggunakan alat tangkap liar atau yang tidak direkomendasikan untuk menangkap ikan sehingga ekosistem laut tetap lestari.

"Laut tidak hanya menyediakan ikan untuk saat ini namun untuk ratusan bahkan ribuan tahun ke depan, hanya saja agar hal itu terwujud kita bersama mesti menjaganya," katanya lagi.

Selain itu bupati juga mendorong agar nelayan tidak menggunakan zat-zat berbahaya seperti formalin untuk menjadikan ikan tangkapan tetap segar karena hal tersebut berisiko tidak baik bagi pengosumsinya.

Pada kesempatan itu hadir Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Andi Syafinal, Camat Lengayang, Zoni Eldo, tokoh masyarakat dan puluhan nelayan penerima bantuan. (*)

Kontributor: Roni Prima

TerPopuler