Biaya Pengobatan Tak Ditanggung, KAI Imbau Masyarakat Untuk Berhati-hati di Perlintasan

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung, KAI Imbau Masyarakat Untuk Berhati-hati di Perlintasan

Jumat, 08 November 2019, 18:05
Kereta api Sibinuang jurusan Padang-Pariaman. (net)

Rakyatterkini (Padang) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera tidak menanggung biaya perawatan korban kecelakaan KA Sibinuang yang terjadi pada Jumat (8/11).

"Tidak ada santunan atau tanggungan biaya dari kami, bahkan KAI itu sendiri mengalami kerugian dalam penundaan jadwal perjalanan akibat kecelakaan tersebut," kata Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi, Jumat (8/11).

Kecelakaan tersebut sebut Reza berawal disaat mobil jenis Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BA 1338 BA yang dikemudikan Amir (65) sudah diingatkan warga di sekitar perlintasan bahwa ada KA yang akan melintas.

"Namun pengemudi masih memaksa melintas dan secara bersamaan dari arah kiri datang KA Sibinuang Padang–Naras menuju arah Stasiun Pariaman, sehingga mengakibatkan KA Sibinuang terserempet mobil mini bus tersebut," tutur Reza.

KAI mengimbau kepada seluruh pengguna jalan raya untuk lebih mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat akan melewati pelintasan sebidang.

"Kecelakaan terjadi dikarenakan masih kurangnya kesadaran dan pemahaman pengguna jalan raya terhadap peraturan keselamatan perjalanan KA di pelintasan sebidang," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, satu unit mobil jenis Toyota Avanza warna hitam dengan pelat nomor BA 1338 BA dihantam oleh Kereta Api (KA) Sibinuang jurusan Padang-Pariaman di jalan Syech Burhanuddin, Simpang Kampung Keling, Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah pada Jumat (8/11) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Belakangan diketahui, korban bernama Amir (65) beralamat di Kapuah Desa Gadur, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman dan Yeni Daryati (41), warga jalan Khairul Anwar, Desa Taratak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Saat kejadian, dirinya mengaku tak melihat adanya kereta yang akan melintas.

"Karena tidak ada palang batas penutup jalan perlintasan kereta api. Saat kejadian, korban dalam keadaan pelan, namun mesin mobil yang bersngkutan mati," kata Kasat Lantas Polres Pariaman Kota, Iptu M Sugindo di lokasi kejadian.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, korban sebut Sugindo mengalami sejumlah luka di sekujur tubuh, seperti sakit pada paha kaki kiri, nyeri bahu kanan.

Sementara untuk korban atas nama Yeni Daryati mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan tidak sadarkan diri imbas dari diserempetnya mobil tersebut oleh kereta api tersebut. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler