Ayam Kampung Binaan UPTD Ternak Unggas Pasbar Diminati

Ayam Kampung Binaan UPTD Ternak Unggas Pasbar Diminati

Sabtu, 09 November 2019, 14:53
Kepala UPTD Ternak Unggas Dinas Peternakan dan Kesehatan Ternak Sumbar di Pasaman Barat,  Deharman Jamal. (foto js)

Rakyatterkini (Pasbar)
- Peminat ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Kabupaten Pasaman Barat cukup tinggi, sehingga UPTD Ternak Unggas Dinas Peternakan dan Kesehatan Ternak di Simpang Empat bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan konsumen Sumbar.

Namun, menurut Kepala UPTD Ternak Unggas Dinas Peternakan dan Kesehatan Ternak Sumbar di Pasaman Barat,  Deharman Jamal masyarakat yang berminat untuk mengembangkan KUB tersebut tidak perlu cemas.

"Kita masih bisa melayani dengan permintaan partai kecil. Kalau partai besar kita tidak bisa. Beberapa waktu lalu saja, ada program bantuan ayam untuk masyarakat dari pusat kita tidak bisa memenuhi," papar Deharman Jamal.

Ia menambahkan, jumlah induk ada ada saat ini mencapai 5 000 ekor induk. Jumlah itulah yang terus dikembangkan, ditetaskan dan diberikan kepada masyarakat. "Ada yang berminat melalui kelompok tani dan perseorangan. Ada yang dari Rao Mapat Tunggul Talu," ujarnya.

Ternak ayam kampung dikembangkan di Pasbar.

Karena, lanjut Deharman Jamal perlu pemahaman untuk membudidayakan ayam atau unggas tersebut. Karena salah dalam beternak unggas akan berakibat ayam tidak berkembang atau   mati.

"Karena ada virus yang akan menyerang. Namun, sebelum ayam di tangan masyarakat kita vaksin dulu. Vaksin inilah nanti yang berusaha melawan virus. Kita harus tahu kapan ayam tersebut divaksin,"papar Jamal.

Ayam hasil tetasan pihaknya harus dirawat dengan suhu cukup panas. Karena ayam bisa mati kalau salah dalam memelihara ketika masih kecil.

Jika berbicara pasar bagi KUB, masyarakat yang mengembangkan KUB tidak perlu cemas. Jika masyarakat rajin dan mau belajar tentang ternak KUB pihaknya bisa saja bekerja sama dengan masyarakat.

"Misalnya ada yang meminta ayam induk, kalau kami kekurangan bisa diminta kepada mitra kita tadi, masyarakat. Dengan catatan ayam sehat. Kami akan memberikan pembinaan dan kita juga ada dokter hewan. Kalau masyarakat kesulitan bisa konsultasi dengan kami. Lagi pula saat ini banyak ilmu di internet tentang beternak ayam ini, "sebut dia. (js)

TerPopuler