Jaringan ISIS, Pria Asal Medan Tusuk Wiranto di Keramaian

Jaringan ISIS, Pria Asal Medan Tusuk Wiranto di Keramaian

Kamis, 10 Oktober 2019, 19:18
Menko Polhukan Wiranto ditusuk orang tak dikenal. (foto ist)

Rakyatterkini (Pandeglang) - Polisi amankan dua orang setelah melakukan penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Kamis (10/9) siang di pintu gerbang lapangan alun-alun Menes Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dua pelaku yang telah ditetapkan polisi sebagai tersangka bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31), warga Jalan Syahrial VI nomor 104 LK, Dusun Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) dan Fitri Andriana Sunarto (21) yang berasal dari Desa Sitanggai, Kecamatan Sitanggai Karangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

"Selain menusuk Wiranto, pelaku juga menusuk Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto dan satu orang lainnya yang berada dekat dari pelaku, yaitu Haji Fuad juga terkena tusukan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Akibat kejadian tersebut, mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) tersebut sempat tersungkur setelah dihujam pisau ala ninja dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan helikopter milik TNI AU dari lokasi kejadian.

"Sementara itu, Kapolsek Menes mengalami luka tusuk di bagian punggung dan Haji Fuad mengalami luka tusuk di dada sebelah atas saat berusaha mencegah tindakan pelaku," papar Dedi.

Dikutip dari detikcom, Wiranto tiba di Alun-alun Menes untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa di Universitas Mathlaul Anwar Banten, Pandeglang. Kegiatan Wiranto di kampus tersebut berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

Wiranto dan rombongan meninggalkan kampus tersebut untuk kembali ke Alun-alun Menes, Pandeglang.  Polri menyebut masyarakat berkumpul untuk bisa bertemu dan bersalaman dengan Wiranto.

Melihat warga yang berkumpul, Wiranto pun hendak menyalami masyarakat. Namun tiba-tiba, dari arah belakang, seorang pria berinisial SA menusuk Wiranto sehingga menyebabkan mantan Panglima ABRI tersebut tersungkur.

Menurut Dedi, kedua pelaku diduga terpapar dengan jaringan ISIS dan mendalami keterlibatannya dengan jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) oleh polisi.

"Diduga pelaku terpapar radikal ISIS. Nanti akan didalami apakah pelaku terhubung dengan jaringan JAD Cirebon atau JAD Sumatera," kata dia.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan dan diperiksa oleh Polres Pandeglang, Polda Banten, dan dibantu Densus AT 88.

"Kalau radikal ISIS itu, pelaku akan menyerang pejabat publik, terutama kepolisian. Karena aparat kepolisian dan pejabat publik yang setiap saat melakukan penegakan hukum terhadap kelompok tersebut," pungkas dia. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler