HET Gas Rp17.000 di Padang, Pangkalan Nakal Ditindak Tegas

HET Gas Rp17.000 di Padang, Pangkalan Nakal Ditindak Tegas

Jumat, 18 Oktober 2019, 18:57
Penyaluran gas tiga kilo aman di Padang. (foto ist)

Rakyatterkini (Padang) - Pertamina melalui Marketing Operation Regional (MOR) 1 Sumatera menyebutkan tidak ada ketersumbatan gas elpiji ukuran tiga kilogram di Kota Padang.

Officer Communications and Relation (OCR) Pertamina MOR 1, Haris Yunanza saat melakukan media visit ke Pangkalan Saharudin di Jalan Suwondo Parman, Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Jumat (18/10) sore.

"Hingga pertengahan Oktober 2019, Pertamina telah menyalurkan gas elpiji rata-rata 26 ribu tabung per hari. Hal ini meningkat sekitar sembilan persen pada periode yang sama di bulan lalu yang hanya berada di angka 24.460 tabung. Pada Rabu (16/10, kami juga menambah pasokan sebanyak 147 ribu tabung," papar Haris.

Berdasarkan peraturan pemerintah (PP) nomor 26 tahun 2009 melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), peruntukan gas elpiji tiga kilogram hanya untuk masyarakat miskin dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sesuai peruntukan dan penempatan.

"Harga Eceran Tertinggi (HET) di Padang Rp17 ribu. Jika pangkalan yang ada di Padang menjual harga di atas HET, laporkan dan kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas berupa sanksi administrasi seperti pengurangan kuota hingga pemutusan hubungan usaha (PHU)," tegas Haris.

Di Kota Padang, sudah ada satu pangkalan yang berada di kawasan Jundul Rawang, Kecamatan Padang Selatan diberikan sanksi oleh perusahaan pelat merah tersebut berupa pengurangan kuota.

"Untuk berapa persen pengurangannya belum kami hitung, yang jelas sanksi diberikan berdasarkan laporan masyarakat dan sudah kita lakukan verifikasi lapangan sebelum sanksi diberikan," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, salah seorang pemilik pangkalan, Saharudin menyebut bahwa dirinya menjual gas elpiji tiga kilogram untuk kalangan rumah tangga dan UMKM.

"Memang ada keterlambatan beberapa waktu lalu selama satu hari. Saya yang atur kepada pengecer untuk membeli, paling banyak hanya 10 tabung. Rata-rata gas yang saya terima per bulannya sebanyak 900 tabung," kata pria berkacamata tersebut. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil


TerPopuler