Disinyalir Merapat ke Kabinet, Prabowo Tunggu Paparan Kader di Rakernas

Disinyalir Merapat ke Kabinet, Prabowo Tunggu Paparan Kader di Rakernas

Sabtu, 12 Oktober 2019, 09:10
Andre Rosiade. (foto ist)

Rakyatterkini (Padang) - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) disinyalir kuat akan merapat ke pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin pada periode 2019-2024.

Namun, politisi Gerindra, Andre Rosiade mengatakan bahwa pertemuan kedua orang (Jokowi-Prabowo) bertarung dalam pemilihan presiden (pilpres) tersebut bukan membahas terkait motif partai berlogo kepala burung garuda tersebut merapat ke pemerintahan.

"(Pertemuan) Prabowo dan Jokowi? Prabowo datang memenuhi undangan Jokowi, beliau merupakan sahabat baik secara hubungan personal. Sampai akhir pertemuan itu, tidak ada kesepakatan apapun yang menyebutkan bahwa kami masuk ke pemerintahan beliau (Jokowi)," kata Andre Rosiade usai melakukan dialog dengan mahasiswa di Kota Padang, Jumat (12/10) malam kemarin.

Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2019-2024 tersebut, pertemuan tersebut dilakukan Jokowi guna memberikan paparan langsung kepada Prabowo Subianto terkait pemindahan ibukota baru ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

"Jokowi menyampaikan alasan menginginkan pemindahan ibukota, apa nilai lebih dan keuntungan. Dari awal kami mendukung wacana pemindahan ibukota baru, tapi memang hal ini harus direncanakan dengan baik, bukan grasa-grusu. Pembangunan ini harus dilakukan anak bangsa, baik infrastruktur, gedung-gedung dan segala hal pendukung lainnya," tuturnya.

Sebut Andre, Prabowo belum memutuskan posisi Gerindra apakah berada di dalam atau luar pemerintahan. Partainya, sebut alumni SMAN 2 Padang tersebut ingin berbuat terbaik dan manfaat kepada masyarakat banyak.

"Dalam rapat kerja nasional (rakernas) yang digelar pada 15 Oktober 2019, disana akan diputuskan kemana. Gerindra mengikuti keputusan Prabowo," pungkasnya. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler