WHO: Polusi Udara Dapat Sebabkan Kanker Paru-paru

WHO: Polusi Udara Dapat Sebabkan Kanker Paru-paru

Jumat, 13 September 2019, 12:10
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Padang, Feri Mulyani. (Foto ist)

Rakyatterkini (Padang) - World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia menyebut, polusi udara yang tinggi bisa menyebabkan kanker paru-paru pada manusia.

Polusi udara dapat ditimbulkan berbagai macam faktor, selain karena limbah, kendaraan bermotor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi pemicu utama.

Permasalahan karhutla di pulau Sumatera dan Kalimantan seakan menjadi ritual skala nasional yang mampu  menghebohkan kawasan Asia Tenggara.

"Kabut asap kian hari kian pekat. Dampaknya, jarak pandang turut berkurang. Selain itu, berdasarkan riset 2013 yang dilakukan WHO, polusi udara dapat menyebabkan kanker pada manusia, terutama kanker paru-paru," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Padang, Feri Mulyani, Jumat (13/9).

Agar bisa tetap beraktivitas di luar ruangan, Feri meminta masyarakat agar menggunakan kacamata dan masker jenis N-95 demi menghindari masuknya debu ke dalam mata atau saluran pernafasan.

"Kami telah membagi-bagikan masker di puskesmas kepada kepada kelompok masyarakat yang berisiko seperti ibu hamil, balita, anak-anak, dan semua penderita," tuturnya.

Masyarakat disarankan memperbanyak meminum air putih, dan makan sayur dan buah-buahan untuk memperkuat sistem imu sehingga tubuh kita mampu melawan racun yang masuk ke dalam tubuh.

"Polusi udara juga mempengaruhi sistem pernapasan (paru-paru), dan sistem peredaran darah tubuh, sehingga menimbulkan penyakit diare, malaria, dan radang paru atau pneumonia. Kami meminta masyarakat jika mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, gatal-gatal pada kulit, iritasi pada mata (mata berair, gatal, merah) untuk segera ke puskesmas, klinik, dan rumah sakit," tukasnya. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil



TerPopuler