Warga Sungayang Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap

Warga Sungayang Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap

Sabtu, 21 September 2019, 13:06
Warga bersama aparat kepolisian membongkar kuburan bayi malang yang dibunuh ibunya. (foto ist)

Rakyatterkini (Tanah Datar) - Polisi menangkap seorang wanita berinisial RD (37) usai mendapat laporan terkait pembunuhan terhadap bayi yang baru dilahirkannya.

Warga Jorong Baruah Bukik, Kenagarian Andaleh, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar ini diketahui baru melahirkan anak hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria yang saat ini ikut diamankan polisi.

"Hasil pengakuannya, pelaku ini merasa malu karena melahirkan anak tanpa adanya suami. Ia melahirkan bayi itu pada Selasa (17/9) lalu," kata Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, AKP Purwanto.
Kasus bermula dari kecurigaan warga terhadap gelagat pelaku yang menyiram tanah yang tak ada tumbuhan untuk disiram.

"Dari keterangan warga, pelaku yang awalnya gemuk tiba-tiba juga menjadi kurus, mendapati laporan itu kami melakukan penggalian tanah di sekitar lokasi dan benar saja, bahwa ada jenazah bayi yang terbungkus kain kafan dalam gundukan tanah," ungkapnya.

Usai diamankan, dihadapan polisi RD mengaku menghilangkan nyawa darah dagingnya sendiri dengan cara membekap selama 10 menit.

"Bayi tersebut sempat kejang-kejang sebelum meninggal dunia. Saat hendak menguburkan, pelaku bahkan berusaha meminta tolong warga untuk menggali tanah, namun tak tahu kemana meminta pertolongan," terang Purwanto.

Saat ini, jenazah bayi sebutnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan tindakan autopsi dan pria yang diduga menghamili pelaku RD masih diburu aparat

Sementara itu, RD menjalani perawatan intensif untuk memulihkan keadaannya yang masih terbaring lemah pasca melahirkan dan mengembalikan kondisi psikisnya.

Untuk terduga pelaku laki-laki yang telah menghamili RD, polisi telah melakukan penyelidikan karena diduga yang bersangkutan kabur.

"Hasil pengakuannya, dia telah berhubungan badan sebanyak enam kali dan kedua orang ini diketahui juga satu kampung. Pelaku laki-laki sedang kami buru," pungkasnya. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler