Senjata Peledak Peninggalan Belanda Diamankan Satbrimob

Senjata Peledak Peninggalan Belanda Diamankan Satbrimob

Sabtu, 21 September 2019, 07:56
Anggota Gegana Satbrimob Polda Sumbar mengamankan dua bahan peledak peninggalan zaman Belanda. (foto ist)

Rakyatterkini (Sijunjung) - Polres Sijunjung serahkan granat nenas dan peluru meriam kepada Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar.

Wakapolres Sijunjung Kompol Suyanto mengatakan, kedua barang yang mudah meledak tersebut diduga peninggalan masa perperangan zaman Belanda. Keduanya ditemukan oleh warga yang tidak jauh dari pemukiman.

Granat nanas tersebut, sebelumnya ditemukan di Kecamatan Lubuk Tarok saat warga membersihkan sampah di belakang pemukimannya pada 3 Agustus 2019 lalu, sementara peluru meriam ditemukan di Batu Manjulur pada 10 September 2019 saat warga hendak menggali pondasi rumah.

"Kami turut bersyukur warga yang menemukan proaktif segera melaporkan ke petugas, dan tidak meledak yang dapat menyebabkan korban jiwa," katanya di Mapolres Sijunjung, Jumat (19/9).

Sesuai prosedur jika ditemukan barang atau bahan peledak, pihaknya harus menyerahkan kepada Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar untuk ditangani lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Sijunjung Iptu Asril menghimbau kepada masyarakat, jika menemukan benda-benda mencurigakan seperti granat, peluru meriam maupun mortir agar segera melapor ke Babinkamtibmas dan Babinsa.

"Untuk Sijunjung ini, masih banyak potensi ditemukan benda-benda yang mudah meledak seperti ini," katanya.

Sementara, Kanit I Jibom Gegana Satbrimobda Sumbar, Iptu Sukarmono  mengatakan, kedua bahan peledak tersebut diketahui dalam kondisi berkarat, namun masih aktif dan dapat menimbulkan ledakan yang bisa menyebabkan korban jiwa.

Ia menambahkan, bahan peledak tersebut akan dibawa ke Satbrimob Polda Sumbar dengan cara dibungkus dengan bom blanket.

"Penanganan selanjutnya disebut disposal atau dengan cara diledakkan nantinya," kata Iptu Sukarmono. (*)

TerPopuler